Jumat, 13/01/2012, 03:15:46
Ratusan Ruang Kelas Sekolah Dasar Rusak Berat
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Meski telah dianggarkan tiap tahunnya, namun kerusakan gedung sekolah, terutama Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, masih saja menjadi persoalan dalam memberikan fasilitas pendidikan yang nyaman, demi peningkatan mutu pendidikan.

Di Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, tercatat dari 6.147 ruang kelas dari total 877 SD, terdapat 500 lokal ruang kelas yang rusak dan kondisinya mendesak untuk diperbaiki.

Sedangkan berdasarkan pengaduan yang masuk di Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes pada tahun 2011, tercatat lebih dari seratus gedung SD kondisi ruangan kelasnya sudah rusak, dan sebagian tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.

"Setidaknya ada 119 gedung SD yang rusak. Dari jumlah tersebut, sekitar 25 sampai 30 persennya mengalami rusak berat akibat terkena berbagai bencana, seperti banjir dan angin puting beliung," kata Wakil Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, Wijanarto SPd, saat dikonfirmasi PanturaNews, Jumat 13 Januari 2012.

Menurutnya, meski sejumlah SD telah mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan perpustakaan, diantaranya di SD Negeri 3 Kedungbokor, Kecamatan Larangan, dan SD Negeri 3 Wanareja, Kecamatan Sirampog. Namun  pembangunan perpustakaan itu masih terbengkalai karena ditinggal rekanan.

Sekolah lainnya yang rusak diantaranya di  SD Negeri 1 Kedunguter, Kecamatan Brebes, karena ambruk dimakan usia. Kemudian SD Negeri Sengon dan SD Negeri Lemahabang, Kecamatan Tanjung, rusak berat akibat terkena bencana banjir.

Sedangkan di SD Negeri Bulusari Kecamatan Bulakamba, ambruk akibat terkena bencana puting beliung. Selain itu, di Kecamatan Losari dari 57 SD dan tiga SMP, juga terjadi kerusakan sekitar 92 ruang kelas. Diantaranya sekitar 38 ruang kelas di Kecamatan Losari masih beratapkan seng.

Menurut dia, kerusakan tersebut harus ditangani secara serius, agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lancar. Ini akan menghambat kualitas, karena kendala sarana prasarana.

"Padahal sesuai target, pada 2015 kita sudah tidak memikirkan sarana dan prasarana lagi, dan tinggal meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Sementara data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, tercatat saat ini jumlah sekolah yang rusak berat didominasi SD. Sedangkan untuk tingkat SMP negeri ada 35 buah, SMP swasta 15, SMP Terbuka 2.

Kemudian SMA Negeri 6 buah, swasta 3 serta SMK 6 buah. Yang mencolok adalah pada bidang pendidikan dasar, khususnya sekolah SD. Dari 6.147 ruang kelas dari total 877 SD di Kabupaten Brebes, terdapat 500 lokal ruang kelas yang rusak dan kondisinya mendesak untuk diperbaiki.

Dinas Pendidikan sendiri berjanji akan segera mengupayakan penanganannya, melalui sharring alokasi anggaran perbaikan infrastruktur sekolah dari Pemkab Brebes dan Pemprov Jateng.

Namun, mengingat jumlah anggrannya yang cukup besar, sementara ketersediaannya masih terbatas, sehingga MoU dengan Pemerintah Provinsi yang akan segera disepakati itu bisa memperbaiki kerusakan sekolah secara bertahap.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita