Rhondy Hermawan dan Argimas Megandini, dua warga Brebes yang berprestasi masuk Akpol Semarang. (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Tidak disangka-sangka, Rhondy Hermawan, warga Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil lulus masuk Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2011 di Semarang.
Padahal alumni SMA Negeri 1 Tegal ini, hanyalah anak pasangan Wasmudi dan Toheni yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang bawang merah kecil-kecilan di pasar. Namun karena kecerdasanya, Rhondy lulus tes masuk Akpol.
Saat ditanya soal keberhasilannya masuk Akpol, Rhondy, yang berpangkat Bharadatar ketika bersilaturahmi dengan Wakapolres Brebes, Kompol Daniel W.M, dan jajarannya di ruang kerjanya bersama Argimas Megandini yang juga berhasil lulus masuk Akpol tahun 2010 tersebut, mengatakan dirinya mengaku bercita-cita masuk Akpol sejak masih duduk dikelas tiga SMA.
Rhondy yang baru berusia 18 tahun ini, saat mengikuti tes di Akpol Semarang, mengaku bersaing sangat berat dan ketat sekali dalam menjalaninya. Betapa tidak, dari jumlah pendaftar Akpol se-wilayah Jawa Tengah yang jumlahnya mencapai 293 orang, ia satu-satunya pendaftar asal Kabupaten Brebes yang berhasil lulus masuk Akpol di Semarang tahun 2011.
"Alhamdulillah saya satu-satunya yang mewakili Kabupaten Brebes berhasil masuk Akpol di tahun 2011 ini," ungkap Rhondy dengan potongan rambut cepak yang bersikap duduk tegap dihadapan Wakapolres Brebes, Kompol Daniel ini, Selasa 20 Desember 2011.
Ia mengungkapkan, jika dikemudian hari prestasi di Akpol Semarang cukup bagus, ingin bercita-cita yang lebih tinggi lagi, yaitu menjadi seorang Interpol.
Berbeda dengan Argimas Megandini. Wanita asal Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, yang alumni SMA Negeri 2 Brebes. Wanita berusia 19 tahun yang memiliki orang tua Abu Khaeri dan Suhanti Artini ini, sebelumnya tidak ada persiapan sama sekali masuk ke Akpol Semarang.
Namun berkat dorongan ayahnya yang mengabdi sebagai TNI di Kodim 0173 Brebes, akhirnya tekad untuk masuk Akpol pun ditempuh.
Wanita muda yang terlihat tegas dan tegap serta ramah yang sudah berpangkat Brigdatar ini, mengaku akan siap mengabdikan dirinya kepada masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.
"Insya Allah saya siap untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara," tegasnya.