Rabu, 23/03/2011, 09:09:00
Tanah Bergerak Lagi, Tanjakan Ciregol Semakin Miring dan Curam
ZM-Zaenal Muttaqin

Kondisi jalan Ciregol yang miring dan licin membuat pengendara terpaksa menuntun sepeda motornya (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pergerakan tanah di Tanjakan Ciregol, Desa Kuta Mendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, atau di ruas jalan nasional antara Tegal - Purwokerto, terjadi kembali sehingga badan jalan sepanjang sekitar 100 meter kembali ambles. Pengarugan dengan matrial pasir batu (sirtu) pun kembali dilakukan.

"Sekarang ambles lagi sekitar 25 centimeter dari sebelumnya, sehingga dilakukan pengurugan kembali dengan sirtu," kata Nawir, pelaksana pengarugan kepada PanturaNews.Com, Selasa 22 Maret 2011 sore.

Kondisi tersebut menjadikan badan jalan tambah miring dan curam, sehingga makin menyulitkan kendaraan yang melintasinya. Meski begitu, lalulintas kendaaraan tetap ramai karena jalur tersebut merupakan jalur vital. "Ini jalur utama untuk angkutan umum dan sembako juga lainnya, sehingga tak pernah sepi," ujar Nawir.

Sementara itu, kendaraan kecil baik pribadi maupun umum, kebanyakan masih melintasi jalan alternatif. Yakni, ruas jalan Kutamendala - Purwodadi dan Linggapura dengan jarak tempuh sekitar 4,8 kilometer.

Pengalihan ke jalan alternatif tesebut bagi angkutan umum cukup menyulitkan. Selain jaraknya lebih jauh juga kondisi jalan sempit dan di beberapa titik juga rusak, sehingga ada sebagian yang angkutan yang menaikkan tarif. "Sekarang ongkos angkutan mikro bus Bumiayu - Tegal menjadi Rp 20 ribu, sebelumnya hanya Rp 12 ribu," kata Yanti (37) salah satu penumpang.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita