Selasa, 22/03/2011, 11:29:00
Kerjasama Perdami-PKK, Operasi Gratis Puluhan Penderita Katarak
KuGa-Kuntoro & SL Gaharu

Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, Amy Agung Widyantoro (Foto: SL Gaharu)

PanturaNews (Brebes) - Sedikitnya 60 penderita katarak dari 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada gelombang pertama menjalani operasi gratis di RSUD Brebes. Para penderita sebelumnya telah menjalani scanering di Puskesmas kecamatan masing-masing. Operasi dilakukan oleh 10 dokter ahli dari Semarang, Selasa 22 Maret 2011 pagi.

Operasi katarak gratis ini, merupakan program Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Brebes kerja sama dengan Dinsosnakertrans, DKK, BLUD Kabupaten Brebes dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Jawa Tengah. Tujuannya, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Brebes yang menderita rabun mata tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, Amy Agung Widyantoro, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan Tim Penggerak PKK Brebes kali ini fokus pada kegiatan yang membuahkan hasil nyata, dan bermanfaat langsung pada masyarakat.

"Operasi katarak dapat membantu agar penderita bisa melihat dan bekerja kembali, sehingga menghasilkan uang untuk kebutuhan mereka dan keluarga," jelasnya.

Penyelenggaraan operasi katarak tersebut, tutur Amy, adalah Program operasi katarak gratis rencananya akan berlangsung rutin, karena menyangkut kebutuhan masyarakat Brebes yang masih banyak menderita katarak. 34 ribu jiwa penduduk Kabupaten Brebes menderita penyakit katarak, dua persen diantaranya merupakan penderita yang matang untuk dilakukan operasi.

Sebelumnya Amy Agung Widyantoro, menjelaskan bahwa secara teori dua persen dari jumlah penduduk suatu daerah menderita katarak. “Kabupaten Brebes dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa, maka asumsinya kurang lebih 34 ribu jiwa masyarakatnya menderita katarak,” tuturnya.

Diterangkan Amy, katarak adalah kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya.

Dalam perkembangan katarak yang terkait dengan usia penderita, dapat menyebabkan penguatan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi, menguning secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru.

Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan, menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika tidak diobati. Kondisi ini biasanya mempengaruhi kedua mata, tapi hampir selalu satu mata dipengaruhi lebih awal dari yang lain.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita