Ilustrasi
PanturaNews (Tegal) - Komisi III DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, menekankan agar pembangunan Polder tahap akhir di Dukuh Bayeman, Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, selesai di tahun anggaran 2011. Pasalnya, tahun ini Pemkot Tegal telah mengucurkan anggaran penyelesaian sebesar Rp 4 miliar.
Hal itu dikatakan Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal dari Fraksi Partai Golkar, HM Nursholeh M Mpd, usai rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, Senin 07 Maret 2011.
”Tahun ini ada anggaran untuk penyelesaian pembangunan Polder sebesar Rp 4 miliar. Oleh karenanya, kami mendesak DPU agar pengerjaan Polder selesai di tahun ini dan tidak hanya selesai saja, tapi harus mengupayakan bahwa Polder itu dapat berfungsi maksimal,” kata Nursholeh.
Dalam rapat koordinasi itu, dipertanyakan juga mengenai penggelontoran dan penggunaan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2011 sebesar Rp 6,7 miliar. Menurut keterangan Kepala DPU Kota Tegal Ir. Gito Mursriyono, anggaran penanggulangan bencana dari BNPB langsung masuk kas bendahara pembantu pengeluaran DPU Kota Tegal. Sedangkan penggunaannya dialokasikan untuk penanggulangan bencana menjadi 12 paket pekerjaan.
”Untuk lelang 12 paket pekerjaan proyek penanggulangan bencana alam sudah dilaksanakan dan sudah dibuatkan surat perintah melaksanakan kerja (SPMK). Diharapkan dalam bulan Maret 2011 ini sudah dimulai pekerjaannya,” ujar Gito.
Menyikapi hal tersebut, Nursholeh meminta agar pelaksanaan pekerjaan proyek penanggulangan bencana alam ini dapat dilaksanakan lebih awal, agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan di akhir tahun anggaran. ”Demikian juga dengan proyek-proyek lain, sehingga di akhir tahun anggaran tidak ada lagi proyek yang belum selesai,” tegas Nursholeh.