Senin, 07/03/2011, 18:37:00
Pemerintah Pusat Diminta Proaktif Tangani Amblasnya Jalan Ciregol
ZM-Zaenal Muttaqin

Kendaraan berat harus ditarik dan didorong dengan mobil derek untuk bisa melewati jalan yang ambles. (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Amblasnya jalan Ciregol, Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang mengakibat putusnya jalur lalulintas antara Tegal - Purwokerto, harus ditangani secara terpadu antara Perhutani dan Bina Marga Provinsi.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi, saat melakukan kunjungan ke lokasi jalan ambles tersebut, Senin 07 Maret 2011 sore.

"Penangannya harus terpadu antara Perhutani dan Bina Marga Provinsi," ujar Agung.

Menurut Agung, dari peninjaun langsung di lokasi ternyata ada pergerakan tanah di balik bukit dekat jalan yang ambles, sepanjang 200 meter dan bukit itu merupakan tanah milik Perhutani. "Bina Marga dan Perhutani harus kordinasi untuk segea melakukan penanganan," katanya.

Jalan yang ambles merupakan jalan nansional dan akses menuju bagian selatan pulau Jawa. Kendaraan yang melintas dari Tol Pejagan - Kanci selama ini telah familiar dengan jalan tersebut. Karenanya harapkan juga ada perhatian dari pemerintah pusat untuk bisa mengembalikan fungsi jalan ini yang sempat putus itu.

"Kami berharap ada langkah-langkah pro aktif dari pemerintah pusat untuk penangana jalan ini," tutur Agung.

Sementara itu, pantauan PanturaNews di lokasi nampak petugas dari Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, terus bekerja keras melakukan penanganan darurat. Pengarugan dengan batu dan pasir dilakukan dengan menggunakan alat berat.

Hasilnya, Senin sore puluhan kendaraan berat seperti truk dan trailer yang sebelumnnya sempat tertahan beberapa hari mulai bisa berjalan, meski harus ditarik dengan mobil derk ketika mewati bagian jalan yang ambles dan telah diurug.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita