Kamis, 06/08/2026, 11:20:20
Mahasiswa KKN UMUS Latih Siswa SD di Brebes Sulap Sedotan Plastik Jadi Wadah Pensil
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) – Permasalahan sampah plastik, khususnya sedotan sekali pakai yang sulit terurai, masih menjadi tantangan lingkungan di wilayah pedesaan. 

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menggelar pelatihan daur ulang sampah bagi siswa SD Rancawuluh 02, Sabtu (25/7/2026).  

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas 1 SD Rancawuluh 02 ini diinisiasi oleh Anggi Ni'matu Maulana, mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMUS Brebes. 

Mengusung tema "Kreativitas Tanpa Batas: Pelatihan Daur Ulang Limbah Sedotan Plastik Menjadi Wadah Pensil Multifungsi", program ini dirancang untuk mengenalkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui pendekatan yang ramah anak.  

Dalam pelatihan tersebut, para siswa diajak mempraktikkan langsung cara menyusun dan merekatkan sedotan plastik bekas hingga menjadi tempat pensil. 

Selain memberikan edukasi lingkungan, aktivitas ini ditujukan untuk mengasah kreativitas dan keterampilan motorik halus anak-anak.  

Anggi Ni'matu Maulana, mahasiswa semester 6 Prodi PGSD UMUS, menjelaskan bahwa pemilihan bahan bekas didasari atas keprihatinan terhadap banyaknya limbah plastik yang terbuang sia-sia.  

"Banyak sedotan plastik yang biasanya hanya dibuang begitu saja padahal sangat sulit terurai. Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa barang bekas bisa memiliki nilai guna kembali jika kita kreatif," ujar Anggi di sela-sela pendampingan siswa, Kamis 6 Agustus 2026.

Antusiasme siswa tampak tinggi sepanjang kegiatan. Program kerja individu ini menargetkan pembuatan minimal 30 wadah pensil dari limbah sedotan plastik hasil kreasi para peserta.  

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nur Afridah, M.M., kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu menekan volume sampah plastik lokal sekaligus membangun kesadaran pelestarian lingkungan bagi generasi muda sejak usia dini.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita