Selasa, 28/07/2026, 23:20:10
Raih Anugerah Adi Hijau, KEK Batang Catat Investasi Rp 23 Triliun dan Serap 26.000 Pekerja
.

PanturaNews (Batang) — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang tidak hanya menunjukkan taji dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kepedulian pada kelestarian lingkungan. 

Kawasan ini resmi meraih Predikat Anugerah Adi Hijau—penghargaan tertinggi dalam ajang Jateng Green Industry Summit 2026 yang digelar Pemprov Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut melengkapi torehan positif KEK Industropolis Batang yang hingga pertengahan 2026 telah membukukan nilai investasi mencapai Rp 23 triliun. 

Tak hanya itu, total lahan tersewa di kawasan ini telah menyentuh 442,2 hektare dan berhasil menyerap 26.871 tenaga kerja.

Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang Tanya Liwail Chamdy menegaskan bahwa capaian investasi ini berjalan seiring dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi.

"Kami meyakini bahwa industri hijau tidak cukup hanya menjadi komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi nyata dalam ekosistem kawasan," ujar Tanya saat ditemui di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Senin (27/7/2026).

Saat ini, KEK Industropolis Batang yang berdiri di atas lahan seluas 4.300 hektare telah menjadi rumah bagi 96 tenant. Jumlah tersebut mencakup 41 tenant industri, 38 tenant komersial, dan 17 tenant Badan Pengelola Sarana Pendukung (BPSP).

Untuk menjaga kestabilan pertumbuhan investasi berbasis ramah lingkungan, pengelola kawasan telah menerapkan berbagai langkah strategis. Mulai dari operasional dry port demi menekan emisi logistik, pemanfaatan panel surya, pengelolaan limbah terpadu, hingga program blue carbon.

Bahkan, pengukuran emisi gas rumah kaca pada Scope 1, 2, dan 3 telah dilakukan sebagai fondasi strategi dekarbonisasi.

"Kedepan, kami terus memperkuat implementasi industri hijau lewat penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan asesmen ESG independen. Kami optimistis dapat menjadi destinasi investasi strategis yang menjawab kebutuhan industri masa depan," kata Tanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita