Jumat, 12/06/2026, 19:59:59
Ubah Paradigma Lansia, Pemalang Tekankan Kolaborasi Lintas Generasi di HLUN 2026
.

PanturaNews (Pemalang) - Pemerintah Kabupaten Pemalang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap kelompok lanjut usia (lansia). 

Lansia kini tidak lagi dipandang sebagai kelompok rentan yang menjadi beban, melainkan sebagai aset dan potensi bangsa melalui penguatan kolaborasi lintas generasi.

Pesan kuat tersebut menjadi esensi utama dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang berlangsung di Aula Rumah Pelayanan Sosial (RPS) Bisma Upakara Pemalang, Kamis (11/6).

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengatakan bahwa kebersamaan antara generasi muda dan lansia adalah kunci pembangunan daerah yang inklusif. 

Menurutnya, tidak boleh ada jarak sosial yang memisahkan kedua kelompok usia tersebut.

"Tidak boleh ada sekat di antara kita. Semua harus saling mendukung, berbagi, dan menguatkan," ujar Anom.

Anom juga menepis anggapan keliru yang menyebut bahwa generasi muda bisa berdiri sendiri tanpa kontribusi generasi pendahulu.

"Tidak benar jika dikatakan yang muda tidak membutuhkan yang tua. Justru kami sangat membutuhkan, terutama doa dan nasihatnya," tegasnya. 

Ia menambahkan, tugas anak muda hari ini adalah mendampingi para lansia agar mereka tetap mampu hidup sehat, mandiri, dan produktif.

Guna mewujudkan visi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang bersama Panti Pelayanan Sosial (PPS) Bojongbata menginisiasi program kolaboratif yang menyasar kesehatan fisik dan mental para lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Pemalang, Wiji Mulyati, selaku ketua penyelenggara menjelaskan bahwa peringatan HLUN tahun ini dirancang sebagai momentum intervensi kesadaran publik. Pemerintah ingin mengikis stigma negatif tentang masa tua.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lansia, memperkuat peran keluarga dan pemerintah, mendorong pola hidup sehat serta deteksi dini, hingga mengubah paradigma bahwa lansia merupakan potensi, bukan beban," urai Wiji.

Sementara itu, Kepala PPS Bojongbata, Sri Kusumaningrum, menyampaikan bahwa kebahagiaan para lansia yang berada di dalam perawatan panti menjadi prioritas utama. Melalui pendekatan yang tepat, para lansia diharapkan dapat mencapai kemandirian yang optimal.

"Kegiatan ini membawa kebahagiaan bagi para lansia yang dirawat, dengan harapan mereka dapat menjadi lebih sehat, mandiri, aktif, produktif, dan religius," kata Sri.

Sejak pagi hari, suasana Aula RPS Bisma Upakara dipenuhi keceriaan. Rangkaian acara dimulai dengan senam bersama yang diikuti secara antusias oleh puluhan lansia. Tidak hanya itu, tim medis juga menyiagakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini penyakit degeneratif.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Pemalang, Noor Faizah Maenofie, serta jajaran pejabat pemangku kepentingan terkait di lingkungan Pemkab Pemalang. Melalui peringatan HLUN 2026 ini, Pemkab Pemalang berharap semangat kolaborasi lintas generasi dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan masyarakat yang harmonis.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita