Jumat, 05/06/2026, 21:18:40
Pemkab Brebes Sambut Kepulangan 350 Jemaah Haji Kloter 6
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes resmi menyambut kedatangan 350 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 di Komplek Islamic Center Brebes, Jawa Tengah, Jumat (5/6) sore.

Pantauan di lokasi, rombongan jemaah yang menggunakan deretan bus tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Kedatangan mereka langsung disambut isak tangis haru dari ribuan anggota keluarga yang sudah memadati area sejak siang hari.

Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat, Supriyadi, menyebutkan bahwa secara umum proses debarkasi dan pemulangan jemaah berjalan sesuai dengan regulasi.

"Kami menyambut jemaah haji, kali ini ada Kloter 6 yang pulang. Secara keseluruhan semua berjalan lancar," ujar Supriyadi di lokasi, Jumat (5/6).

Satu Jemaah Wafat di Arab Saudi

Berdasarkan data manifestasi, total jemaah Kloter 6 yang diberangkatkan ke Tanah Suci awalnya berjumlah 351 orang.

Namun, Pemkab Brebes mengonfirmasi adanya satu orang jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi. Jemaah tersebut dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya usai melaksanakan prosesi wukuf di Arafah.

Dengan demikian, jumlah jemaah haji Kloter 6 asal Brebes yang kembali ke tanah air sore ini tercatat sebanyak 350 orang.

Pihak tim medis yang disiagakan memastikan seluruh jemaah yang tiba dalam kondisi kesehatan yang stabil, meski mengalami kelelahan fisik akibat perjalanan jauh.

Isak Tangis Keluarga Pecah

Begitu pintu bus dibuka, pelukan erat dan doa syukur langsung mengalir dari para penjemput. Banyak dari keluarga jemaah yang tak kuasa menahan air mata setelah berpisah selama berbulan-bulan.

Kebahagiaan mendalam salah satunya dirasakan oleh Sucipto (65). Jemaah haji lansia ini mengaku bersyukur bisa menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke pelukan keluarga.

"Alhamdulillah perjalanan ibadah haji berjalan aman dan lancar. Saya sangat bahagia bisa pulang dan bertemu kembali dengan keluarga," ungkap Sucipto kepada CNNIndonesia.com.

Kisah emosional serupa juga datang dari Tuti (67), warga Desa Pemaron. Tuti yang berangkat bersama anaknya mengaku lega bisa pulang dalam kondisi sehat, sekaligus menuntaskan amanah mendiang suaminya yang wafat sebelum sempat berangkat.

"Saya sangat bersyukur bisa pulang dengan sehat. Semoga haji saya diterima dan menjadi haji yang mabrur," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Sebagai langkah antisipasi pasca-perjalanan dari luar negeri, Pemkab Brebes melalui Dinas Kesehatan akan melakukan pemantauan kesehatan mandiri kepada para jemaah di domisili masing-masing selama 14 hari ke depan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita