Minggu, 31/05/2026, 13:59:55
Laporan Diabaikan?.Ratusan Warga di Brebes Robohkan Warung Diduga Tempat Transaksi Tramadol
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Brebes) - Ratusan warga Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan aksi penggerebekan dan merobohkan sebuah warung yang diduga kuat menjadi tempat transaksi obat-obatan terlarang jenis Tramadol dan Eximer, Sabtu malam, 30 Mei 2026. 

Aksi main hakim sendiri ini dipicu oleh kekecewaan masyarakat terhadap aparat kepolisian setempat yang dinilai lamban dan tidak kunjung memberikan tindakan tegas.

Rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik pembongkaran paksa bangunan tersebut kini viral di berbagai platform media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @updatebrebes_. 

Video berdurasi pendek tersebut memperlihatkan massa yang tersulut emosi bahu-membahu meruntuhkan dinding dan atap bangunan hingga rata dengan tanah menggunakan alat seadanya. 

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet yang mayoritas mendukung aksi warga akibat lambannya penegakan hukum.

Bangunan semipermanen yang kerap dijuluki warga sebagai “Warung Aceh” tersebut berlokasi di kawasan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut), tepatnya di sebelah barat Jembatan Pemali, Desa Kertabesuki.

Menurut keterangan warga setempat, aksi massa ini merupakan puncak dari rasa geram yang telah lama menumpuk. 

Warga berulang kali memergoki aktivitas transaksi mencurigakan di warung tersebut, yang secara terang-terangan menyasar kalangan remaja. Ironisnya, meski praktik ilegal ini telah dilaporkan berulang kali kepada pihak berwajib, aktivitas tersebut tetap berjalan tanpa ada tindakan nyata dari aparat.

“Warung ini sudah dilaporkan beberapa kali, tapi tidak ada tindakan sama sekali dari aparat kepolisian. Karena ketidakbecusan aparat dalam menangani masalah ini, akhirnya warga turun tangan sendiri,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam aksi tersebut kepada media, Sabtu malam.

Langkah ini terpaksa diambil sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan lingkungan mereka serta mencegah kerusakan moral generasi muda di wilayah Brebes dari peredaran obat keras tanpa izin resmi.

Viralnya video ini di media sosial memicu diskusi hangat di kalangan netizen. 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita