PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma resmi melepas keberangkatan 1.294 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Brebes menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu 22 April 2026.
Dalam pemberangkatan tahun ini, tercatat satu jemaah dipastikan batal berangkat akibat terkendala faktor kesehatan.
Bupati Paramitha menitipkan pesan agar para jemaah fokus pada ibadah dan menjaga solidaritas selama di Tanah Suci.
Ia juga meminta jemaah untuk waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem di Arab Saudi.
"Alhamdulillah tahun ini jumlah jemaah haji asal Brebes meningkat dibandingkan tahun lalu. Kami berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan dan saling tolong-menolong selama di Tanah Suci," ujar Paramitha.
Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat adanya peningkatan kuota yang cukup signifikan. Pada tahun sebelumnya, jemaah yang diberangkatkan berjumlah 1.058 orang, sementara tahun 2026 ini jumlahnya naik menjadi 1.294 orang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Brebes, Akhmad Nizam Baequni, merinci bahwa ribuan jemaah tersebut terbagi ke dalam lima kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Solo:
Kloter 5: 8 Jemaah
Kloter 6: 354 Jemaah
Kloter 7: 354 Jemaah
Kloter 8: 354 Jemaah
Kloter 9: 216 Jemaah
"Total armada yang dikerahkan sebanyak 38 bus. Seluruh proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap mulai Rabu hingga Kamis," jelas Nizam.
Nizam juga menyoroti komposisi jemaah tahun ini yang didominasi oleh kelompok usia tertentu. Tercatat, jemaah tertua berusia 86 tahun, sementara jemaah termuda berusia 16 tahun.
Terdapat sekitar 250 jemaah lansia (di atas usia 65 tahun) yang menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Meski demikian, satu orang calon jemaah terpaksa menunda keberangkatannya tahun ini.
"Satu orang batal berangkat karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan setelah pemeriksaan tahap akhir. Namun, bagi jemaah lainnya, kami pastikan dalam kondisi layak berangkat karena sudah melalui proses seleksi dan cek kesehatan yang ketat," terangnya.
Untuk mengawal ribuan jemaah tersebut, Pemkab Brebes turut memberangkatkan tujuh orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Tim ini terdiri dari unsur pelayanan umum dan tenaga kesehatan yang akan mendampingi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.
Pihak Kemenag terus mengimbau agar jemaah disiplin dalam menjaga fisik, mengingat suhu dan aktivitas ibadah yang berat. Setelah tiba di Donohudan, para jemaah akan menjalani pengecekan dokumen terakhir sebelum diterbangkan menuju Mekkah melalui Embarkasi Solo.