PanturaNews (Brebes) - Perjalanan kereta api di jalur selatan Jawa kini berangsur normal. Jalur hulu Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No. 1109 di petak jalan Prupuk–Linggapura, Kabupaten Brebes, dipastikan sudah kembali bisa dilalui sejak Jumat (10/4).
"Jalur hulu telah kembali dapat dilalui kereta api sejak pukul 16.20 WIB," ujar Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin melalui keterangan tertulis.
1. Penyebab Kerusakan: Debit Air Tinggi
Kerusakan jembatan rel ganda ini menyerang struktur hidraulika jembatan yang meliputi area drempel, pilar jembatan dan struktur talud.
Menurut As'ad, kerusakan dipicu oleh cuaca ekstrem dan tingginya debit air sungai yang menghantam fondasi jembatan saat hujan lebat melanda kawasan tersebut.
2. Kecepatan KA Masih Dibatasi
Meski jalur sudah dibuka, KAI belum mengizinkan kereta melintas dengan kecepatan penuh.
"Kereta api yang melintas masih dibatasi kecepatannya untuk memastikan keamanan jembatan. Petugas di lapangan juga masih terus melakukan proses normalisasi secara bertahap," tambah As'ad.
3. Daftar 13 KA yang Sempat Terhambat
Akibat sempat diberlakukannya sistem antrean (melintas bergantian di satu lajur), sebanyak 13 rangkaian kereta api mengalami keterlambatan perjalanan:
1. KA 256B Jaka Tingkir: Lambat 29 menit
2. KA 184 Kamandaka: Lambat 28 menit
3. KA 282 Bengawan: Lambat 18 menit
4. KA 162 Bangunkarta: Lambat 18 menit
5. KA 89 Gayabaru Malam Selatan: Lambat 17 menit
6. KA 161 Bangunkarta: Lambat 16 menit
7. KA 5 Argo Semeru: Lambat 14 menit
8. KA 90 Gayabaru Malam Selatan: Lambat 13 menit
9. KA 62B Manahan: Lambat 12 menit
10. KA 115B Sawunggalih: Lambat 9 menit
11. KA 195 Kamandaka: Lambat 7 menit
12. KA Batavia (19 menit)
13. KA Manahan 61B (19 menit).
Pihak KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang.
KAI menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama di atas ketepatan waktu perjalanan.