PanturaNews (Tegal) - Anggota DPRD Kota Tegal dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Margadana, Sutari, SH., MH, menggelar kegiatan reses bersama masyarakat pada Sabtu 14 Maret 2026, di Jalan Pacitan II, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kewajiban konstitusional anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan, guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun pokok-pokok pikiran untuk perencanaan pembangunan tahun 2027.
Dalam kesempatan ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan mulai dari infrastruktur, sosial, hingga pelayanan kesehatan yang nantinya akan diusulkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Dalam sambutannya, Sutari menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki hak memilih, tetapi juga kewajiban mengawasi kinerja wakil rakyat yang dipilihnya.
“Rakyat punya kewajiban untuk mengawasi kinerja pilihannya, termasuk anggota DPRD. Aspirasi masyarakat yang disampaikan akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan,” ujar Sutari.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus konsisten memperjuangkan aspirasi warga. Setiap usulan masyarakat yang diperjuangkan dan berhasil direalisasikan, menurutnya, akan dilaporkan secara terbuka kepada masyarakat melalui media cetak sehingga warga dapat mengetahui capaian kinerja wakilnya di parlemen.
Pada kesempatan tersebut, Sutari juga menyinggung perjalanan partai yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya dalam politik lokal. Ia menyebutkan bahwa sejak Pemilu 1999 partainya kerap memperoleh suara dan kursi terbanyak, meskipun baru satu kali berhasil mendudukkan kepala daerah, yakni pada masa kepemimpinan Ikmal Jaya.
Sementara itu, Imron Rosadi, SH, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi di DPRD yang telah menjalankan fungsi reses sebagai sarana mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
“Kami ingin menangis dan tertawa bersama rakyat kecil. Karena itu partai harus hadir di tengah masyarakat,” ungkap Imron yang juga merupakan pengurus DPC PDI Perjuangan.
Ia menambahkan bahwa DPC PDI Perjuangan saat ini telah membuka divisi hukum yang menyediakan layanan konsultasi hukum secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Pengumuman tersebut disambut tepuk tangan dari warga yang hadir.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, sejumlah warga menyampaikan berbagai aspirasi. Prayitno mengusulkan perbaikan dan pengaspalan Jalan Banyumas di wilayah Jagadipa Kidul yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah. Ia juga menanyakan kemungkinan adanya bantuan tali asih bagi keluarga yang mengalami musibah kematian.
Sementara itu, Rohasih menanyakan persoalan kepesertaan BPJS yang tidak aktif serta ketidaksesuaian data desil dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.
Aspirasi lain datang dari Sulistianingastuti yang menyampaikan usulan paving di sekitar rumahnya yang hingga kini belum terealisasi. Ia juga menyampaikan harapan para guru PAUD agar mendapatkan bantuan alat permainan edukatif untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak.
Dialog antara warga dan anggota dewan berlangsung terbuka hingga akhir acara. Bertepatan dengan suasana bulan Ramadan yang penuh keberkahan serta menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, kegiatan reses tersebut kemudian ditutup dengan pembagian bingkisan kepada warga yang hadir.
Bingkisan itu menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian, sekaligus bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan.