PanturaNews (Tegal) - Deru duka kembali menyelimuti sebagian wilayah Aceh dan Sumatera, dengan datangnya bencana alam banjir dan tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan memaksa ribuan warga mengungsi.
Merespons kondisi darurat kemanusiaan ini, Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Tegal dan Badan Layanan Umum Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BLU BPPP) Tegal, dengan sigap menyatukan langkah.
SUPM Tegal dan BLU BPPP Tegal, sebagai bagian integral dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah BPPSDM, meluncurkan program "Aksi Peduli Bencana Alam Aceh dan Sumatera".
Kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen instansi pendidikan untuk tidak hanya fokus pada pencetakan sumber daya manusia unggul, tetapi juga yang memiliki empati dan kepedulian sosial tinggi.
Terlihat dalam proses serah terima bantuan, seluruh civitas akademika dan staf kedua lembaga bergotong royong menyiapkan bantuan logistik. Bantuan berupa uang tunai dan pakaian dikemas rapi dalam kardus-kardus yang siap didistribusikan ke lokasi bencana melalui Kementerian Kelautan.
"Sebagai salah satu wujud kepedulian kami terhadap bencana yang menimpa saudara kita di Sumatera, kami ikut serta memberikan sedikit bantuan bagi warga disana. Bantuan akan kami serahkan kepada koordinator nasional bantuan bencana Sumatra dan Aceh Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta." terang Ubaidillah Spd selaku Koordinator dan Humas SUPM Kota Tegal.
Aksi kemanusiaan ini sejalan dengan spirit Ekonomi Biru Menuju Indonesia Emas KKP 2045 serta selaras dengan program internal yang dikenal sebagai "SUPM Tegal AJIIB". Sinergi antara SUPM dan BLU BPPP Tegal menunjukkan kolaborasi yang efektif dalam menjalankan fungsi sosial lembaga pendidikan dan pelatihan KKP.
Tak ketinggalan, semangat gotong royong juga datang dari jenjang pendidikan menengah pertama. SMP Negeri 11 Kota Tegal turut serta menggalang donasi dari siswa, guru, dan staf.
Aksi kemanusiaan di SMP 11 ini dikoordinir oleh Bapak Asyari Spd, dan seluruh hasil penggalangan dana kemudian diserahkan melalui jalur resmi Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Tegal dan di terima oleh Aziz Ma'ruf dan Taridi.
Penyerahan melalui Kwarcab memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan secara terstruktur dan menjangkau wilayah -wilayah terdampak yang paling membutuhkan di Sumatera.
"Alhamdulillah dari siswa, guru dan staff terkumpul sekitar 6 juta serta pakaian layak pakai untuk korban terdampak di Sumatra dan Aceh. " ungkap Asy'ari koordinator dari SMP 11 Kota Tegal.
Sinergi antara berbagai lembaga pendidikan ini menjadi cerminan bahwa kepedulian terhadap sesama adalah nilai universal yang ditanamkan secara mendalam pada siswa di Kota Tegal, dari tingkat menengah hingga kejuruan. Bantuan dari Tegal ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan menjadi sumber semangat untuk pemulihan di Aceh dan Sumatera.
"kita hanya bisa bantu sebisa kita. Disini kita masih bisa bersekolah, sedangkan disana jangankan untuk belajar, untuk minum saja sudah harus berjuang mencari air. Kita hanya ingin ikut sedikit membantu meski dari uang jajan kita. " ujar Raja Bayu salah satu Siswa di SMP 11
Bantuan ini diharapkan dapat segera tiba di lokasi terdampak dan meringankan beban para korban yang kini menghadapi masa sulit. Langkah cepat tanggap ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi para taruna/i SUPM dan Siswa/i SMP N 11 Kota Tegal tentang pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi tantangan kebangsaan.