PanturaNews (Brebes) — Seorang remaja bernama Bani Saputra (16) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bersama dua temannya terperosok ke jembatan Cibiuk yang ambruk di jalur Bangbayang–Bantarwaru, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (9/11) dini hari.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.20 WIB. Ketiganya melintas dari arah Desa Bangbayang tanpa mengetahui bahwa jembatan sudah ambruk akibat diterjang arus sungai yang meluap setelah hujan deras.
Sepeda motor yang mereka kendarai melaju cukup kencang hingga langsung terjun ke bawah jembatan. Bani Saputra tewas di lokasi, sementara dua rekannya, Jonathan Prasetia (17) dan Meikel Akbar Maulana (16), mengalami luka-luka.
Perangkat desa setempat, Guruh W, mengatakan dirinya menemukan para korban sekitar pukul 03.11 WIB saat melintas di lokasi.
“Bani sudah tergeletak tidak sadarkan diri di jalan, dua temannya masih sadar di seberang jembatan,” ujarnya.
Warga yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi. Jenazah Bani dibawa ke rumah duka di Desa Bantarwaru, sedangkan dua korban luka dilarikan ke RSUM Bumiayu untuk mendapat perawatan medis.
Plt Kasi Trantib Kecamatan Bantarkawung, Santoso Widianto, membenarkan insiden tersebut.
“Satu korban meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Diduga mereka tidak tahu jembatan sudah ambruk karena kondisi gelap,” kata Santoso saat dikonfirmasi.
Menurut Santoso, pihak kecamatan bersama BPBD Brebes telah menutup sementara akses di sekitar jembatan dan memasang tanda bahaya agar tidak ada korban tambahan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat berhati-hati melintas pada malam hari, terutama di wilayah rawan banjir dan jembatan yang terdampak cuaca ekstrem.