Selasa, 03/06/2025, 20:44:30
Aksi Ormas GPK vs TNI di Magelang Viral, Pimpinan GPK Minta Maaf
LAPORAN TIM PANTURANEWS

Anggota ormas Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) menendang mobil OZ di Salaman, Magelang. Foto diunggah Senin (2/6/2025). Foto: Dok IG @Magelang_raya.

PanturaNews (Magelang) – Sebuah video viral di media sosial pada Senin, 2 Juni 2025, memperlihatkan gesekan antara anggota organisasi kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) dengan anggota TNI di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Dalam rekaman tersebut, tampak salah satu anggota ormas menendang mobil milik TNI, yang memicu perhatian publik.

Menanggapi insiden ini, Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Andy mengatakan, pihak Kodim Magelang segera menggelar mediasi sebagai upaya meredam ketegangan. 

Mediasi tersebut berlangsung di Markas Kodim Magelang dan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati Magelang, Ketua DPRD, Kapolres, dan perwakilan Kodim.

"Dalam audiensi tersebut, pimpinan GPK menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada institusi TNI dan seluruh masyarakat Kabupaten Magelang atas tindakan yang mengganggu ketertiban umum dan lalu lintas," ujar Andy saat dihubungi, Selasa, 3 Juni 2025.

Andy juga menegaskan bahwa meskipun sejumlah anggota ormas bertindak arogan dengan menutup akses jalan bagi pengguna jalan lain, tidak terjadi kontak fisik antara pihak GPK dan TNI.

"Pimpinan GPK berkomitmen tidak mengulangi kejadian serupa dan akan mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menggunakan helm, serta tidak memakai knalpot brong," ungkapnya.

Selain itu, Komandan Laskar GPK menyatakan dukungan penuh kepada pemerintah dan aparat TNI-Polri ke depan. Pihak ormas berjanji akan meningkatkan pengawasan internal agar insiden serupa tidak terulang.

Masalah ini pun akhirnya dapat diselesaikan secara damai melalui surat permohonan maaf tertulis dari pihak GPK. 

"Intinya adalah saling menghormati di ruang publik dan tidak merasa paling berhak atas hak-hak tertentu," terang Andy.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita