Sabtu, 30/03/2024, 23:10:47
Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024, Tarif Tol Trans Jawa Didiskon 10 Persen
LAPORAN TIM PANTURANEWS

PanturaNews (Brebes) - Manager Operasional PT Semesta Marga Raya (SMR), Uum Jumadi mengatakan, tarif jalan tol Trans Jawa, khususnya di ruas tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang akan didiskon 10 persen selama arus mudik dan balik Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 H. 

Uum yang juga sebagai pengelola ruas tol Kanci-Pejagan mengatakan, diskon 10 persen tersebut berlaku untuk semua golongan kendaraan. 

"Memberikan diskon tarif maksimum 10 persen pada saat arus mudik dan balik lebaran 2024 selama 4 hari. Dua hari saat arus mudik, dan 2 hari saat arus balik," ujarnya saat ditemui di Gerbang Tol Pejagan, Sabtu 30 Maret 2024.

Uum mengatakan, diskon tarif tak hanya untuk ruas tol Kanci-Pejagan, namun juga berlaku untuk ruas Pejagan-Pemalang yang dikelola PT Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR). 

PT SMR dan PPTR diketahui masih di bawah PT Rafflesia Investasi Indonesia (RII). Uum menambahkan, diskon tarif pada arus mudik diberikan hanya untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) menuju GT Kalikangkung.

Sementara diskon tarif pada arus balik diberikan hanya untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung menuju GT Cikatama. Diskon tarif ini diberikan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas mudik Lebaran serta memecah penumpukan kendaraan pada puncak arus mudik dan balik.

"Untuk harinya masih didiskusikan dengan pengelola tol yang lain. Mudah mudahan dalam waktu dekat sudah ada informasi pasti kapan harinya," katanya lagi.

Uum menambahkan, masyarakat diminta bijak dalam memilih hari mudik.

Salah satunya agar tidak sampai terjadi penumpukan arus yang berlebihan. 

"Dan diskon tarif ini diberikan untuk menghindari penumpukan pemudik dalam sehari. Sehingga bisa memanfaatkan diskon tarif agar mempermudah dan memperingan perjalanan mudik," ungkap dia. 

Uum menambahkan, pada musim mudik Lebaran tahun 2023, terdapat 1.512.000 kendaraan yang melintas.

"Tahun ini diprediksi meningkat 5 persen," pungkas Uum.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita