Rabu, 27/03/2024, 21:57:14
Pj Bupati Brebes Promosikan 13 Pejabat, Belasan ASN Dimutasi. Ini Alasannya
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Pj Bupati Brebes mengambil sumpah 20 pejabat administrator dan pengawas yang dipromosikan dan mutasi.(Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Penjabat (Pj) Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar, merombak sejumlah posisi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Dari perombakan tersebut, diketahui ada belasan pejabat strukural yang dimutasi, bahkan sebanyak 13 pejabat mendapatkan promosi jabatan baru.

Pelantikan dan pengambilan sumpah para pejabat II dan III tersebut dilakukan oleh Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar, di Pendopo Brebes, Rabu 27 Maret 2024.

Pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas tersebut, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 821.2/ 135 Tahun 2024 tertanggal 27 Maret 2024. Kemudian, sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Disdukcapil tertuang dalam Keputusan Mendagri Dirjen Dukcapil tertanggal 2 Januari 2024.

Adapun, pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator dan pengawas terbagi menjadi dua. Yakni, promosi jabatan yang diikuti 13 ASN naik satu tingkat dari sebelumnya. 

Sedangkan kedua, mutasi karena kebutuhan rotasi atau penyegaran agar lebih mengoptimalkan kinerja. Sekaligus, mengisi kekosongan jabatan karena pejabat sebelumnya sudah memasuki masa pensiun.

Seperti, Gunarso, yang sebelumnya menjabat Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dindukcapil dipromosikan menjadi Sekdin Dindukcapil. Kemudian, Bambang Setiawan semula Kabid Penanggulangan Kemiskinan Dinsos promosi sebagai Sekretaris DP3KB. 

M Reza Prisman, semula Kabid lalu lintas Dishub promosi sebagai Sekretaris Kesbangpol. Selain itu, dari analis kebijakan dipromosikan sebagai Kabid pada sejumlah OPD. Pelantikan tersebut, disaksikan Sekretaris Daerah, Kepala OPD dan semua tamu undangan. 

Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar menjelaskan, dilakukannya pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat asministraror dan pengawas bukan aji mumpung tapi karena dua alasan. Pertama, terbatasnya mekanisme pengajuan perijinan yang hanya berlaku satu bulan. Namun, prosesnya di KemenPAN RB, Mendagri hingga gubernur masih membutuhkan waktu lebih dari satu bulan.

"Alasan kedua, karena mendesaknya kebutuhan mengisi kekosongan jabatan sekelas sekretaris OPD, Camat dan Kepala Bidang. Sehingga, dengan pelantikan ini semua sudah terisi dan harus bisa segera menjalankan tugas dengan baik," ungkapnya usai mengambil sumpah.

Terkait alasan lain dilakukannya pelantikan tersebut, lanjut Iwanuddin, bukan karena aji mumpung menjelang lebaran. Namun, tegas karena momentum turunnya SK dari KemenPAN RB, Mendagri dan Gubernur baru turun. Sehingga, agar tidak kedaluwarsa maka pelantikan pejabat administrator dan pengawas harus segera dilakukan.

"Kenapa kok tenggang waktu SK pengajuan pelantikan Pj Bupati Brebes terbatas, jawabannya karena status Pejabat Pembina Kepegawaian Daerahnya hanya Pj. Bukan definitif, sehingga rentang waktu SK-nya sangat terbatas dan harus segera dituntaskan agar tidak ketinggalan," terangnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita