Senin, 18/03/2024, 22:05:26
9 ABK Asal WNI Tenggelam di Perairan Luar Negeri. Ada 1 ABK Asal Brebes Ditemukan Meninggal
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Foto : Ilustrasi 

PanturaNews (Brebes) - Sedihnya, tragedi menimpa 9 (sembilan) Anak Buah Kapal (ABK ) asal Warga Negara Indonesia (WNI) yang tenggelam di perairan luar negeri, tepatnya di Laut Yeosu Selatan, Korea.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com menyebutkan, dalam upaya pencarian yang dilakukan, tiga korban telah ditemukan meninggal dunia. Salah satunya berasal dari Desa Karangsambung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Syafrudin.

Namun, sisanya yang menurut kabar,, salah satu diantaranya juga berasal dari Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Sartono, masih dalam pencarian yang intensif bersama ABK asal daerah lainnya.

Kecelakaan tersebut terjadi saat kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di perairan yang belum diidentifikasi dengan jelas. Meskipun bantuan dan upaya penyelamatan segera dikerahkan, kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi mempersulit proses pencarian dan penyelamatan.

Tim penyelamat yang terdiri dari otoritas maritim setempat, kapal-kapal patroli, dan tim penyelamatan dari negara terdekat berupaya keras mencari korban yang masih hilang. Namun, cuaca buruk dan kondisi laut yang tidak bersahabat menghambat upaya mereka.

Sementara itu, korban yang telah ditemukan meninggal dunia sedang dalam proses untuk menerima jenazah mereka kembali ke tanah air, yaitu Syafrudin, ABK asal Desa Karangsambung, Kecamatan Songgom. Sedangkan, korban ABK lainnya termasuk Sartono, asal Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, masih dalam pencarian terus menanti kabar dan berdoa agar mereka segera ditemukan dengan selamat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes Warsito Eko Putro, saat dikonfirmasi, Senin 18 Maret 2024, membenarkan, dari informasi yang dia terima, insiden tersebut terjadi pada Sabtu 9 Maret 2024 salah satu kapal yang ditumpangi 9 Anak Buah Kapal (ABK) dikabarkan tenggelam di Laut Yeosu Selatan, Korea, tenggelam. 

Kesembilan ABK itu terdiri dari dua ABK asal Korsel dan 9 ABK dari Warga Negara Indonesia (WNI). Salah satunya, WNI asal Kabupaten Brebes meninggal dunia, dan satu ABK lagi asal daerahnya, masih dalam proses pencarian.

"Untuk proses pemulangan jenazah akan dilakukan segera. Info yang kami dapat pemulangan ke Brebes dari bandara difasilitasi oleh perusahaan yang memberangkatkan," terang Eko.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita