Kamis, 22/02/2024, 22:56:27
KKN, Mahasiswa Ajak Membangun Generasi Sehat Melalui Pengenalan PHBS Sejak Dini
Oleh: Tim KKN Mahasiswa PU

PHBS adalah singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, yaitu semua sikap dan perilaku yang berkaitan dengan pola hidup bersih dan sehat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas perilaku dalam kaitannya dengan kesehatan manusia. 

Penerapan PHBS di lingkungan sekolah dapat dilakukan melalui kebiasaan-kebiasaan seperti menjaga kebersihan lingkungan, menggosok gigi untuk membersihkan diri, membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi 4 sampai 5 makanan yang baik dan sehat.

Memperkenalkan PHBS sejak dini melalui penggunaan sikat gigi dan pola makan seimbang, merupakan salah satu kegiatan program kerja tim KKN Universitas Bumiayu Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brenes. 

Sasaran kegiatan ini adalah murid TK Pertiwi dan siswa PAUD Dahlia dari Desa Karangsembung. Tujuan penerapan PHBS adalah untuk meningkatkan kesehatan sejak usia dini.

Kegiatan pengenalan PHBS ini disambut hangat oleh pimpinan instansi terkait, jajaran guru dan para wali murid. “Memperkenalkan PHBS sejak dini penting dilakukan dengan harapan dapat menunjang perilaku positif sehingga anak dapat belajar pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehatu,” ujar kepala TK Karangsembung. 

Oleh karena itu, diharapkan dengan penerapan PHBS sejak dini akan dihasilkan manusia yang lebih sehat, sehingga berkontribusi besar terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusiadi bidang kesehatan. 

Pembahasan PHBS dilakukan secara offline selama dua hari dengan kegiatan praktek gosok gigi dan menggambar menu makanan 4 sehat 5 sempurna di masing-masing instansi. Kegiatan hari pertama antara lain menonton video cara menyikat gigi, menyanyikan lagu “Ayo Sikat Gigi”, lalu berlatih praktek menyikat gigi. Latihan menyikat gigi berlangsung dalam dua sesi dibawah pengawasan guru masing-masing kelas. 

Hari kedua terdiri dari pemberian materi 4 Makanan Sehat dan 5 Makanan Sempurna, bermain tepuk-tepuk yaitu Tepuk 4 Sehat 5 Sempurna, dan menggambar serta mewarnai menu makanan 4 sehat 5 sempurna.

Saat menyikat gigi, gigi dibersihkan dengan pasta gigi menggunakan sikat gigi, yang merupakan definisi dari kegiatan menggosok gigi. Tujuan menyikat gigi adalah untuk menghilangkan sisa-sisa partikel makanan dari gigi dan mencegah bau mulut serta kerusakan gigi. Cara menyikat gigi yang benar adalah dengan menyikat gigi mulai dari gusi hingga gigi kemudian diputar ke kanan dan ke kiri, ke bagian dalam dan ke belakang. Ingatlah untuk membersihkan lidah lalu berkumur hingga bersih. Lakukan sikat gigi pada pagi dan sore hari agar gigi tetap bersih dan bebas kuman. 

Perlengkapan yang dibutuhkan untuk berlatih menyikat gigi adalah air yang digunakan untuk berkumur, sikat gigi, pasta gigi, dan gelas atau wadah untuk menampung air tersebut.

Adapun kegiatan berkelanjutannya adalah menggambar menu 4 Sehat 5 Sempurna, kemudian mewarnainya agar menarik. Menu 4 Sehat 5 Sempurna tersebut antara lain pertama nasi, kedua bahan tambahan seperti tempe, daging, ikan, dan telur, serta ketiga sayur mayur seperti kubis, bayam, dan wortel. Keempat, ada buah-buahan seperti apel, pisang, dan pepaya. Kelima adalah susu yang menjaga tubuh tetap sehat dan kuat. 

Peralatan yang dibutuhkan adalah kertas HVS putih, pensil dan pensil warna. Setelah murid selesai, tim KKN menilai masing-masing gambar dengan memberikan bintang satu hingga empat sebagai bentuk apresiasi atas kegiatan menggambar dan melukis tersebut.

Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu pengenalan PHBS sejak dini melalui kegiatan sikat gigi dan makanan seimbang, bertujuan agar PHBS dapat diterapkan sejak usia dini sehingga akan berdampak hingga dewasa kelak dalam kehidupan di masyarakat. Dan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. 

 

(Tim KKN UP Kelompok Desa Karangsembung: Cantika Dwi Rizqiani, Cintya Azmi, Linda Yulianti, M. Naufal Satya Amin, Moh. Rafi Ilyas, M. Nurfaqih Alisuro, Roy Dani Ardiansyah, Tri Agustin, Yunita Amelia)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita