Selasa, 23/05/2023, 15:03:23
Ditjen PAS Kemenkum HAM Sidak ke Lapas Tegal, Napi dan Pegawai Tes Urine
LAPORAN JOHARI

Koordinator Penindakan dan Penanggulangan Kamtib Ditjen PAS Kemenkum HAM Sohibur Rachman didampingi Kalapas Kelas IIB Tegal Yugo Indra Wicaksi menunjukan barang bukti milik narapidana hasil sidak, Selasa 23 Mei 2023.

PanturaNews (Tegal) - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkum HAM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tegal, Jawa Tengah, Selasa 23 Mei 2023.

Sidak dan penggeledahan menindaklanjuti adanya kasus pelemparan narkoba dari luar pagar ke dalam area Lapas oleh orang tak dikenal pada 10 Mei 2023 lalu. 

Koordinator Penindakan dan Penanggulangan Kamtib Ditjen PAS Kemenkum HAM, Sohibur Rachman mengungkapkan, selain menggeledah ruang tahanan dan tubuh para narapidana, tim juga melakukan tes urine. 

"Penggeledehan fisik dan non fisik. Kami sisir ruangan, hunian, klinik, dan ruang sebaguna. Kami ambil secara acak 10 persen, pegawai 6 orang dan warga binaan 31 orang, hasilnya semua negatif," kata Sohibur di Lapas Tegal, Selasa 23 Mei 2023.

Menurut Sohibur adanya pelemparan narkoba dari luar ke dalam Lapas menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang. "Tadi kami juga mengelilingi area Lapas untuk bisa maping termasuk melihat Sarpras," kata Sohibur. 

Kepala Lapas Yugo Indra Wicaksi mengatakan, penggeledahan merupakan respons atau tindak lanjut dari Ditjen PAS Kemenkum HAM agar jangan sampai ada narkoba di dalam Lapas. 

Pihaknya sudah menambah CCTV termasuk di area luar Lapas. "Sesuai dengan petunjuk bapak Dirjen Irjen Pol Reynhard Silitonga bahwa Lapas harus bebas dari narkoba," tegas Yugo. 

Yugo mengatakan, pasca adanya upaya penyelundupan nakorba, pihaknya memindahkan 15 narapidana yang terindikasi ke Lapas Kelas IIA Ambarawa. 

Sementara dari hasil penggeledahah tidak ditemukan narkoba. Namun menemukan 4 handphone, 4 buah musik boks, 2 gunting, pisau, hingga 2 obeng. 

"Atas temuan itu kami akan meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian dalam menerima barang maupun kunjungan," kata Yugo. 

Diungkapkan Yugo, Lapas saat ini dihuni 254 narapidana. Atau melebihi kapasitas yang seharusnya dihuni maksimal 150 orang. "Dan kami terus terang saja, Lapas ini Lapas lama dan posisi tembok dalam 3,2 meter, tembok bagian luar 3,8 meter," pungkasnya. 

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita