Selasa, 02/05/2023, 20:44:06
Telur Asin YES, Pusat Oleh-Oleh Khas Brebes yang Diburu Pemudik
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Para pemudik dari luar Kabupaten Brebes memburu oleh-oleh khas Brebes di Toko YES, terutama Telor Asin karena cita rasanya yang banyak disukai.(Foto : Dok)

PanturaNews (Brebes) - Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu penghasil utama telur asin. Industri telur asin di Brebes cukup meluas hingga tersedia berbagai pilihan kualitas telur asin. 

Masing-masing produsen memiliki cap sendiri-sendiri yang biasanya dapat dilihat pada kulit telur. Walaupun selera orang berbeda-beda, telur asin yang dinilai berkualitas tinggi memiliki ciri-ciri bagian kuning telur berwarna jingga terang hingga kemerahan, "kering" (jika digigit tidak mengeluarkan cairan), tidak menimbulkan bau amis, dan rasa asin tidak menyengat.

Salah satunya adalah telur asin YES, pusat penjualan oleh-oleh khas Brebes, yang paling banyak diminati para pembeli. Terlebih saat momen menjelang maupun pasca lebaran idul Fitri.

Pada hari ketujuh setelah Lebaran kemarin, arus balik di jalur Pantura Brebes mulai dipadati kendaraan pemudik. Keramaian pun terlihat di sejumlah pusat oleh-oleh khas Brebes seperti Telur Asin di jalur Pantura Jalan Pangeran Diponegoro Brebes.

Puluhan pemudik menyerbu salah satu pusat oleh-oleh Telur Asin. Mereka pun harus antri untuk membeli Telur Asin berbagai varian rasa seperti Telur Asin Bakar, Pindang, dan Original. Salah satu toko bahkan membatasi pembelian Telur Asin Original maksimal 30 butir agar semua pembeli bisa mendapatkan.

Salah seorang pemudik mengaku saat pulang kampung di Cirebon, ia hampir setiap tahun mampir membeli oleh-oleh Telur Asin khas Brebes. Telur Asin yang dibeli nantinya akan dibagikan ke saudara dan tetangga di Bandung sebagai oleh-oleh Lebaran.

Pada saat Lebaran, para pemilik toko Telur Asin menyiapkan puluhan ribu Telur Asin berbagai varian rasa setiap hari. 

Salah seorang pemilik toko Telur Asin YES, Dhani Bagus Purnama, mengaku pada arus balik hari ke tujuh kemarin, setiap hari ia menjual tiga puluh ribu butir telur asin mulai dari telur asin biasa atau original, bakar, dan telur asin pindang. 

"Alhamdulillah omzet penjualan pada arus mudik balik Lebaran 2023 kemarin, ini meningkat dua kali lipat dari tahun 2022 lalu," kata Dhani.

Menurutnya, untuk harga satu butir telur asin berbagai varian ini dijual mulai dari lima ribu hingga enam ribu rupiah per butir. 

"Selain Telur Asin, para pemudik juga ada yang memburu oleh-oleh khas Brebes lainnya, seperti kerupuk telor asin, kerupuk rambak, hingga bandeng presto," tandasnya. 

 

 

 

 

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita