Kamis, 24/11/2022, 00:07:41
Resmikan Gedung Perpus Baru Brebes, Fikri: Melek Literasi, Tingkatkan Indeks Membaca
LAPORAN SL. GAHARU

Abdul Fikri Faqih (tengah) bersama Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando (kiri) dan Bupati Brebes, Idza Priyanti memberi salam literasi. (Foto: Dok/Tim)

…terus bertransformasi menuju perpustakaan berbasis inklusi social…

PanturaNews (Brebes) - Adanya gedung fasilitas layanan Perpustakaan Umum, bertujuan agar masyarakat semakin melek literasi. Dan juga untuk meningkatkan indeks membaca.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. H. Abdul Fikri Faqih pada peresmian gedung perpustakaan baru di Jalan Raya GOR Gandasuli, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 23 November 2022.

Peresmian oleh Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando, didampingi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih bersama Bupati Brebes, Idza Priyanti dan dihadiri hampir seribu pegiat literasi di Brebes.

Menurut Politisi PKS dari Dapil Jawa Tengah IX (Kota-Kab. Tegal, Kab. Brebes) ini, gedung perpustakaan disebut sudah sangat dibutuhkan oleh generasi muda di Brebes. Sebab pertukaran informasi saat ini, sudah berkembang sangat pesat. Sehingga pola-pola mencari informasi dengan konvensional sudah bergeser menjadi digital.  

“Adanya perpustakaan baru ini, agar terus bertransformasi menuju perpustakaan berbasis inklusi social,” ujar Fikri.

Dijelaskan, gedung perpustakaan ini aladah aspirasinya sebagai anggota DPR RI. Diharapkan dapat dimanfaatkan seluruh warga Kabupaten Brebes untuk dijadikan rujukan dalam berliterasi.

Hal itu, lanjutnya, mengingat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun, secara tidak langsung harus mempercepat akselerasi gerak transformasi perpustakaan.

“Problematika kehidupan yang semakin tidak jelas di masa pandemi, bisa diselesaikan oleh mereka dengan literasi. Mudah-mudahan dengan bangkitnya daya baca dan prestasi, tentu akan mendorong mereka juga untuk mengentaskan kemiskinan dan juga bisa meningkatkan tingkat pendidikan menjadi naik,” terang Fikri.

Lebih lanjut Fikri menjelaskan, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial ini, berpijak pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

“Secara eksplisit dalam Undang-undang tersebut menjelaskan, bahwa masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan serta memanfaatkan dan mendayagunakan fasilitas perpustakaan,” tuturnya.

Fikri menyebut, jika pemerintah pusat harus bisa melihat perpustakaan secara proposional dan tidak memandang sebelah mata. Karena ini merupakan invenstasi, tidak bisa masyarakat hanya menerima bantuan saja, tetapi harus dicerdaskan dan harus melek pengetahuan.

“Jendela pengetahuan adalah dengan membaca dan menaikkan literasi, saya kira selanjutnya jika semua tingkat literasi naik Indonesia juga pasti akan naik,” ungkap Fikri.

Di tempat yang sama, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando mengungkap, gedung baru perpustakaan di Brebes tersebut merupakan anggaran dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus tahun 2021 sebesar Rp 9 milliar.  

“Dengan bantuan advokasi oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih yang telah membantu merealisasikan pembangunan gedung perpus baru ini. Semoga masyarakat Brebes dapat memanfaatkannya dengan baik,” kata Syarif Bando dalam sambutannya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita