Rabu, 28/09/2022, 23:52:51
KPU Gelar Rakor Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan. Ini Hasilnya
LAPORAN JOHARI

KPU Kota Tegal menggelar Rapat Koordinasi Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tingkat Kota Tegal, periode triwulan ke-3, di RM Dapoer Tempo Doeloe, Margadana, Rabu 28 Septeber 2022

PanturaNews (Tegal) – Untuk mengetahui perkembangan jumlah pemilih dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal menggelar Rapat Koordinasi Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tingkat Kota Tegal, periode triwulan ke-3, di RM Dapoer Tempo Doeloe, Margadana, Rabu 28 Septeber 2022. Dihadiri perwakilan partai politik peserta pemilu.

Komisioner KPU Kota Tegal Divisi Rencana Data dan Informasi, Ahmad Khaerudin SH mengatakan ada penambahan 1.768 dari bulan Agustus berjumlah 204.620. Sementara hasil pemuktahiran DPB per September berjumlah 206.388 pemilih dari 752 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 27 tara kelurahan.

“Ada peningkatan adanya data pemilih masuk kategori memenuhi syarat (MS) yang didapat dari data padanan. Termasuk pemilih pindahan yang belum tersinkron di bulan sebelumnya kita masukan,” kata Khaerudin.

Khaerudin menjelaskan, DPB dari bulan sebelumnya berjumlah 204.620. Ada penambahan data pemilih baru, dan ada data tidak memenuhi syarat. Dari pemutakhiran diketahui menjadi 206.388 DPB di September.

“Dari DPB Agustus 204.620 dengan ditambah yang tadi masuk, kemudian dikurangi yang TMS seperti meninggal dan lainnya menjadi 206.388 DPB di September,” kata Khaerudin.

Ditambahkan Khaerudin, data pemilih masih bisa terus berkembang. Bahkan sampai hari pelaksanaan Pemilu.

“Jadi misal warga usia pas 17 tahun di hari H pemilihan masih bisa. Maka kami terus melaporkan perkembangan, karena data kan dinamis,” kata Khaerudin.

Untuk itu, kata Khaerudin warga yang sudah atau hendak memasuki usia 17 tahun agar segera melakukan perekaman atau melaporkan data kependudukan di Disdukcapil.

“Warga yang sudah usia 17 tahun agar langsung perekaman agar dapat e-KTP agar masuk daftar pemilih, sebagai pemilih pemula. Termasuk warga yang baru masuk Kota Tegal agar mengurus ke Disdukcapil dan menghubungi KPU. Kami minta warga proaktif mendaftarkan diri ke KPU, namun jika warga pasif maka KPU nanti yang aktif,” imbuhnya.

Menurut Khaerudin, rapat koordinasi rekapitulasi DPB di bulan September ini adalah yang terakhir di 2022. Selain dihadiri perwakilan Parpol, juga stakeholder lainnya seperti Bawaslu.

“September ini sudah cut off dan menunggu DP4. Nanti DP4 menjadi cikal bakal menjadi DPS (Daftat Pemilih Sementara) dan DPT (Daftar Pemilih Tetap),” ujarnya.

Meski sudah _cut off_, kata Khaerudin, ketika nanti Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Kemendagri melalui KPU RI turun, maka KPU daerah kembali melakukan pencocokan pemutakhiran data pemilih.

“DPT kan Oktober mendatang, ini September, di-_cut off_ nunggu DP4 turun dan nanti kita kerja lagi yaitu mensinkronkan lagi data DPB, jadi kami teliti yang valid,” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita