Rabu, 28/09/2022, 15:43:03
PMI Brebes Optimis Capai Target Penggalangan Dana
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Secara simbolis Wakil Bupati Brebes, Narjo serahkam hasil penggalangan dana PMI di Kecamatan Tonjong kepada Ketua PMI Brebes H Wahidin Soedja (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, optimis dapat mencapai target penggalangan dana pada tahun 2022 ini. Penggalangan dalam bulan dana PMI yang diluncurkan sejak awal bulan September 2022 ini telah menyasar hampir semua Kecamatan.

Ketua PMI Kabupaten Brebes, H Wahidin Soedja mengatakan target penggalangan dana tahun 2022 Rp 1,5 Milyar. Target sebesar itu optimis akan tercapai bahkan diperkirakan akan melebih target.

"Tahun kami optimis dapat mencapai target perolehan dana," ujarnya di sela-sela kegiatan penggalangan dana di Kecamatan Tonjong, Rabu 28 September 2022.

Untuk tercapainya target itu PMI Brebes melakukan penggalangan dana dengan cara lelang dan reguler. Penggalangan dana dengan model lelang diterapkan di Kabupaten Brebes sejak lima tahun silam. Penggalangan dana dengan sistem lelang ini cukup efektif.

"Sistem lelang ini cukup efektif untuk menggali dana dari berbagai unsur masyarakat," kata Wahidin.

Penggalangan dana dengan cara lelang dilakukan PMI ke setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Penggalangan dana pada tahun ini dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, menyasar 15 kecamatan dan dana yang diperoleh telah mencapainya Rp 831.780.000.

"Hari ini di Kecamatan Tonjong berarti sudah 15 Kecamatan dari 17 kecamatan yang ada," kata Wahidin.

Pada kegiatan penggalangan dana dengan cara lelang di Kecamatan Tonjong, diawali dengan memotivasi masyarakat agar beramal untuk kemanusiaan oleh Wakil Bupati Brebes sekaligus sebagai Ketua Penggalangan Dana PMI Kabupaten Brebes, Narjo SH MH.

Respon masyarakat cukup antusias yang dibuktikan dengan saling berlomba untuk menyumbangkan sejumlah dana atas nama pribadi, sehingga dalam waktu sekitar satu jam penggalangan dapat mengumpulkan dana sebesar Rp 45.050.000.

"Mulai dari Camat, Kepala intansi pemerintah di kecamatan, Kepala Desa dan perangkat desa serta pengusaha dan juga perorangan ikut ambil bagian dalam penggalangan dana ini," ungkap Wahidin.

PMI selama ini selalu di depan dalam aksi kemanusiaan, dari pemberian bantuan darah hingga penanganan bencana alam serta aksi kemanusiaan lainnya. Kepercayaan masyarakat terhadap PMI cukup tinggi yang dibuktikan dengan banyaknya pemberi sumbangan dana dan juga donor darah.

"Animo masyarakat untuk mendonorkan darahnya pada PMI cukup tinggi, begitu pula dalam memberikan bantuan dana," tutur Wahidin.

Selain dengan cara lelang, penggalangan dana juga dilakukan dengan cara reguler, seperti pengumpulan dana dengan sistem kupon.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita