Selasa, 02/08/2022, 15:00:39
Mengenali dan Mengatasi Rasa Cemas Berlebih Saat Hamil
Oleh: Eka Kartikawati

MENGENALI penyebab dan gejala kecemasan saat hamil merupakan hal penting yang tidak boleh ibu hamil (Bumil) lewatkan. Pasalnya, jika hal ini terjadi dan dibiarkan, bisa timbul dampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

Masa kehamilan merupakan momen yang membahagiakan bagi setiap ibu hamil. Akan tetapi, tak jarang ibu hamil merasa cemas dan khawatir karena memikirkan kesehatan janin atau persalinan. Ini merupakan hal wajar dan umumnya dapat reda dengan sendirinya.

Akan tetapi, sebagian ibu hamil bisa mengalami kecemasan yang berkelanjutan. Hal ini dapat meningkatkan risiko ibu hamil mengalami preeklamsia 

dan depresi pasca melahirkan. Di samping itu, kondisi ini juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, skor APGAR rendah, dan gangguan pernapasan pada bayi.

Penyebab Kecemasan Saat Hamil:

Kecemasan saat hamil umumnya disebabkan oleh perubahan kadar hormon di dalam tubuh. Perubahan kadar hormon saat hamil bisa berpengaruh pada kadar zat kimia di otak yang berperan pada pengaturan perasaan. Inilah sebabnya mengapa ibu hamil cenderung mudah cemas, gelisah, dan khawatir.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang bisa memicu kecemasan saat hamil, di antaranya:

-Memiliki riwayat gangguan suasana hati, seperti kecemasan atau depresi, -Memiliki riwayat gangguan disforik pramenstruasi (PMDD), -Memiliki komplikasi kehamilan, -Memiliki trauma pada kehamilan sebelumnya, -Memiliki konflik dalam rumah tangga, -Mengalami peristiwa traumatis dalam 1 tahun terakhir, -Hamil pada usia di bawah 20 tahun, -Hamil anak kembar, -Tidak mendapatkan dukungan sosial, -Memiliki lebih dari tiga anak, -Menyalahgunakan obat-obatan, -Mengalami kehamilan yang tidak direncanakan.

-Waspadai Gejala Kecemasan Saat Hamil

Gejala kecemasan saat hamil bervariasi. Namun, umumnya ibu hamil yang mengalami kecemasan akan menunjukkan tanda-tanda berikut:

Merasa cemas, khawatir, dan gelisah yang berlebihan serta sulit dikendalikan. Mudah marah dan tersinggung. Sulit berkonsentrasi. Otot-otot tubuh terasa nyeri dan tegang. Tidak berenergi. Pola tidur tertanggu. Nafsu makan terganggu. Merasa tidak berharga, bersalah, atau gagal menjadi seorang ibu atau calon ibu.

Untuk mengatasi kecemasan selama kehamilan, kita akan mengulas beberapa tips untuk ibu hamil. Apa saja ya?

1. Kelas Hypnobirthing

Kelas hypnobirthing dapat mengubah ramalan emosional Mama untuk kehamilan dan persalinan. Kelas ini diselenggarakan untuk mempersiapkan Mama menghadapi persalinan dengan tenang. Beberapa manfaat yang akan Mama peroleh dari mengikuti kelas ini antara lain:

Memberikan pikiran positif selama masa kehamilan,

lebih mengenal kondisi tubuh selama hamil, meningkatkan peran pasangan. Mama belajar berkomunikasi dengan janin,

menanamkan sugesti positif saat akan melahirkan,

melenturkan tubuh.

Jika Mama belum sempat mengikuti kelas ini, terutama pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, Mama dapat mengunduh aplikasi. Salah satunya adalah Headspace yang memiliki paket khusus yang dapat membantu Mama mengurangi rasa cemas dan mempererat ikatan dengan calon bayi.

2. Menulis Jurnal

Rasa cemas Mama mungkin disebabkan oleh beberapa hal misalnya ketika Mama membutuhkan waktu lama untuk hamil atau mungkin Mama pernah mengalami keguguran. Hal ini menyebabkan Mama menjadi cemas secara berlebihan dan semakin memburuk ketika mendekati tanggal kelahiran.

Apa yang bisa Mama lakukan? Salah satu hal yang dapat membantu adalah dengan menulis jurnal. Pertama, tulis ketakutan Mama secara terperinci, apa yang Mama rasakan, dan apa penyebabnya. Kemudian tulis juga rencana Mama untuk mengatasi rasa cemas itu.

Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa rutin menulis jurnal, terutama tulisan yang mencurahkan luapan emosi, akan membantu pikiran menjadi lebih rileks dan mengurangi tekanan yang dirasakan.

Ketika Mama menulis jurnal dan berkonsentrasi dengan apa yang ditulis, Mama akan mengalami penurunan dalam hal berpikir negatif. Ini dapat mengurangi tingkat kecemasan.

-Tips agar Tetap Merasa Seksi saat Hamil, Bisa Dicoba!

-50 Ide Nama Bayi Perempuan Islami yang Lahir di Bulan Agustus.

-50 Ide Nama Bayi Laki-Laki Islami yang Lahir di Bulan Agustus.

3. Tetapkan Beberapa Aturan Dasar

Fokus pada kegiatan harian yang harus Mama jalani. Mama harus menyadari bahwa ada hal-hal yang dapat dikendalikan dan ada yang tidak. Ini akan membuat Mama lebih santai tentang segala hal.

Mungkin ini lebih mudah untuk dikatakan daripada dilaksanakan, namun jika Mama merasa tertekan, paksa diri untuk menarik napas dalam-dalam. Dan coba untuk membatasi rasa cemas tersebut.

4. Terapi Musik

Kecemasan bisa menjadi bagian normal dari menjadi orangtua, dan merupakan ide yang bagus untuk mempersiapkan diri sebelum bayi lahir. Meskipun selama kehamilan atau bahkan setelah bayi lahir, hidup Mama akan penuh dengan hal-hal yang tidak dapat ditebak, setidaknya Mama sudah mempersiapkan diri.

Terapi adalah salah satu cara mama mempersiapkan diri untuk menyambut kelahiran. Misalnya terapi musik. Terapi ini dapat membantu Mama untuk mengurangi kecemasan selama hamil sampai menjelang kelahiran. Selain itu, musik juga dapat meningkatkan kualitas tidur Mama, lho.

5. Membaca Buku

Salah satu kegiatan yang dianjurkan untuk mengisi waktu luang selama hamil adalah membaca buku. Buku-buku tentang kehamilan, kelahiran, dan bayi akan menambah informasi Mama sehingga akan mengurangi rasa cemas.

Membaca merupakan salah satu medium relaksasi selama kehamilan. Luangkan waktu untuk membaca buku yang Mama sukai. Tidak punya waktu banyak? Sekitar 15 menit setiap hari dapat membuat pikiran menjadi lebih santai, Ma.

Selain itu, membaca buku untuk calon bayi juga dapat membangun kedekatan Mama dan calon bayi. Suara Mama memberikan efek menenangkan bagi janin yang ada di dalam kandungan.

6. Temukan Dokter Kandungan yang Tepat

Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan adalah dengan menemukan dokter kandungan yang tepat untuk Mama. Dokter ini mungkin memiliki pengetahuan dan cara penyampaian yang baik sehingga membuat Mama menjadi lebih santai.

Tanyakan kepada mereka tentang apa saja pemantauan yang akan mereka lakukan untuk Mama di trimester ketiga. Diskusikan tentang rencana darurat.

Selain dokter kandungan, Mama juga dapat berkonsultasi de.ngan terapis. Mama dapat menjelaskan tentang ketakutan dan kecemasan Mama. Mengikuti grup ibu hamil juga dapat memberikan Mama tambahan semangat untuk mengurangi rasa cemas.

7. Yoga, Olahraga, dan Meditasi

Yang harus Mama ketahui adalah bahwa semua kekhawatiran itu tidak membuat perbedaan. Itu tidak membuat Mama merasa lebih siap atau baik-baik saja. Alih-alih menyelesaikan masalah, kecemasan malah membatasi Mama dalam menikmati masa-masa hamil.

Yoga, olahraga, atau meditasi merupakan beberapa hal yang dapat Mama lakukan. Selain baik untuk kebugaran, aktivitas tersebut akan membuat Mama menjadi lebih santai dan siap ketika waktunya melahirkan.

Itulah tujuh tips jitu yang mampu menghilangkan kecemasan selama masa kehamilan. Rasa cemas adalah normal, Ma. Namun yang terpenting, jangan terlalu keras pada diri sendiri, nikmati masa kehamilan, dan jangan terlalu khawatir dengan segala sesuatu.

(Eka Kartikawati adalah mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tinggal di Seroja Munggang, Kalierang, Bumiayu, Brebes. E-mail: ekakartika090397@gmail.com)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita