Minggu, 31/07/2022, 19:27:43
Sosialisasi Tanggulangi Stunting, Dewi Aryani Programkan Bangun Kawasan Buah Desa
LAPORAN SL. GAHARU

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Dewi Aryani. M.Si saat Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Desa Kedungkelor. (Foto: Dok/Tim DeAr)

PanturaNews (Tegal) - Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, akan menjadi salah satu desa percontohan pembangunan kawasan buah dan gizi desa di wilayah pantura, sebagai bagian dari program penanggulangan stunting yang berkesinambungan.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Dewi Aryani. M.Si saat melakukan kunjungan spesifik Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana ke Desa Kedungkelor, Minggu 30 Juli 2022.

"Saya apresiasi kinerja Pemerinrah Desa Kedungkelor di bidang pertanian mangga yang sudah menembus ekspor ke Singapore," ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Dalam rangkaian kunjungan spesifik ke Desa Kedungkelor, Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengah IX yang meliputi Kota-Kabupaten Tegal dan Brebes ini, diantaranya melakukan kegiatan sosialisasi mengenai penanggulangan stunting bersama BKKBN Pusat, Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Tegal.

Tingginya angka Stunting di Kabupaten Tegal, menurut Dewi Aryani menjadi tantangan semua pihak untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya kawasan buah desa yang diprogram untuk menanam buah-buahan di pekarangan yang tidak produktif.

"Dari sumber kawasan buah desa ini, hasilnya untuk diberikan kepada warga yang tidak mampu, terutama ibu-ibu hamil, anak-anak balita dan para manula sehingga asupan gizi mereka bisa terpenuhi," tutur Dewi Aryani.

Seusai sosialisasi penanggulangan stunting, Dewi Aryani mendapatkan penjelasan dari Kepala Desa Kedungkelor mengenai perkembangan usaha di bidang pertanian mangga, dan saat ini Kedungkelor menjadi sentra mangga harum manis, bahkan hasilnya sudah bisa ekspor ke Singapore.

Karena keberhasilan itu, Dewi Aryani menunjuk Desa Kedungkelor menjadi salah satu desa percontohan program pembangunan kawasan buah dan gizi desa di wilayah pantura. 

"Program kawasan buah dan gizi ini sebagai bagian dari program penanggulangan stunting yang berkesinambungan," tutur Dewi Aryani.

Selanjutnya, Dewi Aryani merencanakan dalam bulan Agustus 2022 ini, akan melakukan pencanangan kawasan buah mangga di Desa Kedungkelor. Nantinya, hasilnya di khususkan untuk di bagikan kepada ibu hamil (bumil) resiko tinggi, dan balita stunting yang tidak mampu di desa tersebut.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita