Sabtu, 16/07/2022, 23:36:37
Bersama Ganjar, Teten Resmikan Sentral Batik Indonesia di Rest Area Brebes
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki (kemeja putih) bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (batik) saat berada di Rest Area Heritage KM 260B Brebes. (Foto: Humas Jatengprov)

PanturaNews (Brebes) - Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Brebes.

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka meresmikan Sentral Batik Indonesia, tepatnya di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Kabupaten Brebes.

Menurut Teten, rest area tersebut merupakan salah satu tempat istirahat yang paling keren. Kekagumannya itu ketiak dia meilihat ada sekitar 158 UMKM yang memaerkan dan menjual produknya di sana. Selain itu, dari segi bangunnanya juga menarik.

“Ini rest area paling keren. Ada 158 UMKM yang menjual produknya di sini. Hampir 100 persen rest area ini isinya UMKM,” katanya, seusai meresmikan Sentral Batik Indonesia di Rest Area Heritage KM 260B, Jumat 14 Juli 2022.

Menteri Teten mengatakan pembenahan ekosistem, dan memberikan ruang usaha bagi UMKM merupakan langkah sekaligus upaya dari pemerintah untuk mendukung usaha lokal tersebut. Minimal setiap infratruktur publik memiliki 30 persen ruang bagi UMKM.

“Sekarang ini bagi pengelola mal atau rest area tidak usah ragu. UMKM itu justru sekarang menjadi penarik pengunjung yang luar biasa. Seperti di Sarinah itu bisa 41 ribu (orang pengunjung) per hari sementara mal hanya 11 ribu (orang pengunjung) per hari. Produk UMKM sangat menjual, sangat dicari,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan Rest Area Heritage 260B masih banyak yang harus ditingkatkan oleh pengelola dan pelaku UMKM, agar semakin menarik para pengunjung untuk membeli produk.

“Khusus di rest area ini sudah 90 persen lebih diberikan ruang. Tentu saja kita mesti mendampingi, hingga tampilan-tampilan yang ada di situ jauh lebih baik. Ya, kualitasnya, cara menampilkan, dan harganya. Betul-betul perlu didampingi,” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita