Sabtu, 16/07/2022, 23:25:25
Puluhan Hektare Bawang Merah Terandam Banjir, Petani Merugi Milyaran Rupiah
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Petani bawang merah di Brebes terpaksa panen dini akibat terendam banjir. (Foto:Takwo Heriyanto/dok)

PanturaNews (Brebes) - Puluhan hektare lahan bawang merah di sejumlah desa di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terendam banjir, setelah diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, Sabtu 16 Juli 2022.

Akibat dampak hujan yang mengguyur semalam itu, para petani bawang merah di Kabupaten Brebes merugi hingga miliaran rupiah. Rata-rata usia bawang merah yang terendam yakni kisaran umur 45 hari. Padahal, bawang merah yang siap dipanen itu biasanya berumur 60 hari.

Salah satu petani bawang merah asal Desa Sidamulya, Juwari mengatakan, untuk satu hektar tanaman bawang yang terendam, petani mengalami kerugian sekitar Rp 130 juta rupiah. Untuk di desanya ada sekitar 30 hektare tanaman bawang merah milik petani yang terendam.

Sementara di Kecamatan Wanasari diperkirakan mencapai 60 hektare tanaman bawang merah yang terpaksa dipanen dini karena petani tidak ingin mengalami kerugian yang lebih besar. Apalagi saat ini ongkos produksi meningkat lantaran harga pupuk yang naik dan sangat mahal.

"Meskipun usia bawang belum matang petani terpaksa memanen lebih dini untuk menyelamatkan hasil bawang merahnya meskipun hasilnya kurang maksimal. Kalau dibiarkan terendam sampai dua hari, bawang akan busuk," katanya.

Selain banjir, penyebab areal lahan pertanian terendam banjir lantaran saluran Sungai Layapan yang menyempit menyeberang ruas Tol Trans Jawa mengalami pendangkalan sungai. Sehingga aliran sungai tidak lancar atau terhambat.

"Kita harapkan pemerintah bisa segera melakukan normalisasi Sungai Layapan terutama di sisi utara setelah menyeberang ruas tol karena mengalami pendangkalan yang parah. Padahal sudah beberapa kali kami usulkan, tapi belum terrealisasi juga," pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita