Rabu, 22/06/2022, 21:34:24
Divisum, Anak 9 Tahun yang Jadi Korban Bullying Terdapat Benjolan di Kepala
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Ilustrasi 

PanturaNews (Brebes) - Anak usia berusia 9 tahun asal Desa Dukuhmaja, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, FPS yang menjasdi korban perundungan atau bullying hingga korban masuk Rumah Sakit (RS), kini telah melakukan visum.

"Hasil visumnya anak saya (korban) terdapat benjolan di kepala korban," ujar Ibu korban, Lina, Rabu 22 Juni 2022.

Menurut Ibu korban, hasil visum di rumah sakit itu sudah dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Brebes.

“Iya sudah saya laporkan kasusnya ke Unit PPA Polres Brebes. Kan memang perutnya juga merasa sakit. Bahkan sampai guling guling kesakitan. Terus saya bawa ke puskesmas, tapi Puskemas nolak jadi saya bawa ke rumah sakit sini,” terangnya.

Lina mengungkapkan, saat anaknya menjalani rekam rontgent hanya di bagian dada. Namun di bagian perut yang beberapa kali menjadi sasaran pemukulan tidak dilakukan rontgent. Sementara hasil visum korban bullying ini diserahkan sebagai dasar laporan.

“Selain lapor ke Polres Brebes saya juga sudah mencoba menghubungi KPAI. Saya sudah mengisi biodata, kirim akta dan kirim foto, sudah semua,” tambahnya.

Lina mengaku, saat masuk ke rumah sakit menggunakan BPJS, dokter mengatakan jika korban penganiayaan tidak tercover BPJS. “Kata dokternya kalau korban penganiayaan tidak tercover BPJS. Masuknya umum dan dikenakan biaya. Mau gimana lagi ya akhirnya saya tanda tangan,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, anaknya masih di rumah sakit. Anaknya baru bisa tidur setelah disuntik oleh perawat sebanyak tiga kali. Dari keluarga pelaku bahkan tidak bersedia tanggung jawab, karena tidak ada luka.

“Tapi anak saya selalu mengeluh kesakitan di bagian dada. Dari keluarga pelaku malah sempat mengihina hina dasar keluarga tidak mampu,” jelasnya.

Terpish, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Brebes, Aiptu Ruth Yosi Natalia saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya besok baru akan melakukan penyelidikan.

Lantaran hari ini unit PPA lepas piket setelah kemarin melakulan penanganan 4 kasus di wilayah Brebes selatan. “Sudah ada laporan dari keluarga korban, besok akan kami lidik kasusnya karena hari ini unit PPA lepas piket setelah kemarin menangani 4 kasus di wilayah Brebes selatan,” tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita