Senin, 06/06/2022, 16:17:24
Ribuan Guru di Brebes Bikin Konten Tiktok Usai Terima SK P3K. Penerima Malah Bingung Tapi Bahagia..
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Usai dapat SK P3K ribuan guru kompak menyanyikan yel-yel dan membuat konten tiktok secara massal. Selain itu, mereka menerbangkan ribuan balon secara bersama-sama sebagai tanda rasa syukur para guru telah diangkat menjadi P3K. (Foto : Takwo Heriyanto )

PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 1.739 guru di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K), tahap satu tahun 2021, Senin 6 Juni 2022.

Penandatanganan perjanjian kerja pengambilan sumpah dan penyerahan SK PPPK oleh Bupati Brebes Idza Priyanti, di Stadion Karang birahi Brebes.

Secara simbolis, penyerahan SK selain oleh Bupati Brebes Idza Priyanti, juga Wakil Bupati Narjo, Sekda Kabupaten Brebes Djoko Gunawan MT serta pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Brebes.

Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti SE MH dalam sambutannya merasa senang serta bangga melihat wajah-wajah ceria penerima SK PPPK.

"Hari ini momen yang sangat ditunggu-tunggu setelah penantian panjang perjuangan para guru selama mengabdi bertahun tahun bahkan puluhan tahun, akhirnya membuahkan hasil," ujar Idza Priyanti.

Kepada 1.738 guru PPPK penerima SK tahap satu tahun 2021 Bupati Brebes berharap hendaknya hasil kerja keras ini dapat menjadi pemicu semangat untuk lebih meningkatkan kinerja.

Selain itu, dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan profesionalisme yang tinggi. Mengingat, tantangan dunia pendidikan saat ini cukup besar terlebih setelah dua tahun lebih diterpa badai pandemi Covid-19. Di mana, sektor pendidikan mengalami perubahan dan penyesuaian seperti pembelajaran jarak jauh yang mungkin kurang efektif bagi sebagian guru dan siswa

"Banyak hal yang harus dilakukan khususnya dalam kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu ciptakanlah terobosan maupun metode sebaik mungkin untuk menunjang dan mengakselerasi ketertinggalan dalam pembelajaran, sehingga peserta didik dapat menangkap dan memahami materi pembelajaran yang disampaikan dengan lebih mudah," ungkap Idza Priyanti.

Lebih lanjut Idza mengatakan, pada dasarnya PPPK tidak berbeda dengan PNS umumnya semuanya sama sama digaji berdasarkan undang-undang yang sah hanya saja PPPK dengan perjanjian kerja 5 tahun sekali diperbarui sedangkan PNS memang sudah ada dari dulu ada.

"Begitu juga dalam pelaksanaan kerja tidak ada perbedaan dalam golongan jabatan serta segi penghasilan dan gaji antara PNS dengan PPPK," kata Idza.

Salah satu guru penerima SK PPPK, Harnum Ardiningrum, merasa senang sekaligus terharu atas SK PPPK yang sekian lama di nanti-natikan akhirnya berhasil mendapatkannya. Atas SK PPPK yang diterimanya itu, Harnum menyebut sebagai hadiah untuk suami tercintanya.

"Sugeng ambal warsa suamiku, hadiahnya ini ya," ucap guru yang mengabdi di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Tanjung ini yang merasa begitu senang sekaligus terharu.

Selain untuk suami tercintanya, Harnum juga mengucapkan terimakasih kepada orang tuanya atas supportnya sejauh ini yang telah diberikan.

"Terimakasih ibu atas supportnya sejauh ini. Persembahan juga untuk ibu tercinta. Untuk bapak juga pasti senyum lihat anaknya bingung," ucap Harnum sembari tersenyum bahagia.

Diakhir penyerahan, ribuan guru yang mendapatkan SK P3K yang mengenakan seragam atasan kemeja putih dan bawahan kain hitam kompak menyanyikan yel-yel dan membuat konten tiktok secara massal. Selain itu, mereka menerbangkan ribuan balon secara bersama-sama sebagai tanda rasa syukur para guru telah diangkat menjadi P3K.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita