Suasana saat warga takziah di rumah korban pembacokan saat membonceng sepeda motor di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Wanasari, Brebes. (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)
Sementara hingga saat ini, kasus pembacokan yang menewaskan salah satu pelajar SMP tersebut, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian......
PanturaNews (Brebes) - Salah seorang pelajar yang duduk di bangku SMP di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berinisial AN dilaporkan tewas, akibat terkena bacokan.
Kejadianya saat AN tengah membonceng sepeda motor di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Wanasari, Brebes yang menghubungkan dengan Kota Tegal, Sabtu 19 Februari 2022 kemarin.
Berdasarkan informasih yang berhasil di himpun PanturaNews.Com di lapangan menyebutkan, nyawa korban tidak terselamatkan saat di larikan ke RS Bhakti Asih Brebes.
Hal itu lantaran korban mengalami luka robek di bagian punggung dan paha, akibat terkena sayatan benda tajam. Sehingga mengakibatkan pendarahan aktif dan masif yang membuat korban mengalami shock dan menyebabkan kematian.
Diketahui, korban merupakan anak tunggal dari pasangan suami istri Abun dan Waroh. Mereka tinggal di Desa Klampok Kecamatan Wanasari. Jenazah korban, dimakamkan pada malam harinya setelah kejadian di tempat pemakaman umum desa setempat.
Terkait kejadian itu, salah satu warga Desa Klampok Slamet Abdul Dhofir (52) mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warga desanya. Dirinya berharap, kejadian tersebut tidak terulang lagi
"Menyikapi keberadaan Jalingkut yang saat ini banyak tempat mangkal anak muda seperti pelajar. Kami sebagai warga sebenarnya resah dan khawatir saat melintas di Jalingkut menggunakan sepeda motor," ujarnya, Minggu 20 Februari 2022.
Menurutnya, sebagai pengguna Jalingkut, dirinya berharap Satpol PP maupun aparat terkait bisa melakukan razia atau patroli rutin tempat tongkrongan anak-anak muda di Jalingkut. Menyusul, kerap kali adanya tindakan kriminal guna meminimalisir kejadian serupa.
"Paling tidak dengan adanya razia atau patroli rutin bisa mengurangi tindak kriminalitas, sehingga kami sebagai pengguna jalan bisa nyaman," harapnya.
Sementara hingga saat ini, kasus pembacokan yang menewaskan salah satu pelajar SMP tersebut, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.