PADA saat pandemi virus corona menyebar, ada beberapa kasus dan ratusan orang yang meninggal dunia. Hampir semua negara di dunia mengunci atau menutup diri dari negara lain dan menghimbau masyarakatnya untuk tetap berada di rumah masing-masing, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak.
Perlu kalian ketahui, wabah virus corona ini memang merusak kesehatan tubuh manusia, namun wabah virus corona ini juga memiliki dampak baik terhadap lingkungan sekitar.
Beberapa dampak yang ditimbulkan akibat adanya wabah virus corona terhadap lingkungan, antara lain air sungai yang mulai terlihat jernih, polusi udara juga makin menurun serta langit juga terlihat semakin cerah. Hal tersebut terjadi karena adanya pengurangan aktivitas sehari-hari yang dilakukan manusia pada saat wabah virus corona menyerang di berbagai dunia.
Selain itu, kemacetan yang biasanya terjadi di jalan-jalan besar mengalami pengurangan karena banyak orang yang melakukan pekerjaannya di rumah (WFH) hal itu lah yang menjadi penyebab menurunnya tingkat polusi. Efek dari adanya wabah virus corona terhadap lingkungan menjadikan masyarakat lebih tahu mengenai bagaimana cara mengelola tempat yang layak untuk dihuni, baik pada saat wabah virus corona ataupun pada saat sesudah adanya wabah virus corona ini.
Ada beberapa efek positif yang secara tidak langsung disebabkan oleh wabah virus corona dan sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh, antara lain sebagai berikut:
-1. Kualitas udara yang semakin baik
Dengan adanya wabah virus corona yang hampir terjadi diberbagai negara ini ternyata berdampak baik pada kualitas udara. Hampir di berbagai seluruh dunia mempunyai rekor terendah terkait polusi udara.
Dampak dari masyarakat yang tetap berada di rumah membuat kadar nitrogen dioksida (NO2) menurun drastis di seluruh dunia. Efek dari adanya wabah virus corona terhadap lingkungan ini membuat kualitas udara menjadi lebih baik.
-2. Masyarakat lebih berempati terhadap kondisi sosial
Efek adanya wabah virus corona ini membuat pola pikir tersebut mulai berubah terutama bagi kondisi lingkungan tempat tinggal. Pembatasan serta adanya physical distancing ini ternyata secara tidak langsung meningkatkan hubungan dengan orang yang berada di rumah dan sekitarnya.
-3. Pengurangan penggunaan kendaraan bermotor
Salah satu efek wabah virus corona terhadap lingkungan yang juga sangat berpengaruh pada kesehatan adalah pengurangan kendaraan bermotor di jalan. Biasanya setiap hari banyak kendaraan yang berlalu lalang dan menimbulkan kemacetan terutama pada saat jam-jam sibuk.
Pada saat wabah virus corona melanda jalanan tidak lagi berisi mobil dan juga motor, karena banyak orang yang lebih memilih menggunakan sepeda bahkan ada juga yang memilih untuk jalan kaki pada saat keluar rumah.
Hal ini menjadi salah satu upaya pencegahan penularan virus corona, yaitu menjaga tubuh agar tetap sehat dengan rutin berolahraga.
Beberapa orang beranggapan bahwa mereka mendapat manfaat dari berolahraga dengan bersepeda dan berjalan kaki di sekitar rumah. Dengan begitu mereka tidak perlu bertemu dengan orang lain sehingga dapat menurunkan penularan virus. Namun perlu diingat bahwa tidak semua orang bisa menikmati hal tersebut karena banyak dari mereka yang berda di perkotaan atau area yang padat penduduk, untuk itu mereka harus tetap memakai masker dan harus jaga jarak.
Mungkin saat ini banyak orang yang sudah mengalami rasa dengan adanya wabah virus corona, namun perlu diingat bahwa dengan adanya wabah virus corona ini, banyak pelajaran serta efek positif yang dapat kita ambil setelah wabah virus corona selesai.
(Sifaul Asfiya adalah Mahasiswi Ilmu Komunikasi Semester 7 Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)