Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat ngecek proyek saluran dan penataan kawasan kumuh di Kelurahan Tegalsari. (Foto: Humas Polres)
PanturaNews (Tegal) - Persiapan menghadapi potensi banjir pada musim penghujan, Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat ngecek proyek saluran dan penataan kawasan kumuh di Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal, Sabtu 23 Oktober 2021.
"Hari ini saya melakukan pengecekan proyek saluran dan taman yang ada di Tegalsari, untuk melihat langsung progres pembangunannya,” ujar Kapolres didampingi Babinsa Kelurahan Tegalsari, Serka M. Aswin B.
Lapolres berharap proyek berjalan lancar dan dapat bermafaat bagi warga Kota Tegal nantinya. Menurutnya, warga dapat menjaga apa yang sudah dibangun oleh pemerintah ini.
“Sarana dan prasaran ini dibangun oleh pemerintah sangat luar biasa sekali, oleh karena itu harus diimbangi oleh masyarakat itu sendiri untuk selalu menjaganya," tuturnya.
Kapolres juga berharap, dengan adanya kolam retensi dan taman, kedepan dapat mengangkat derajat perekonomian masyarakat disekitarnya. Sarana ini benar-benar luar biasa, sehinga nantinya dapat di jadikan Floating Market yang bisa membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Oleh karenanya, lanjutnya, untuk bisa mewujudkan semua itu harus dibarengi dengan adanya kerja sama antara warga dan pemerintah. Jangan sampai ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan seenaknya membuang sampah ke sungai sehingga dampaknya dapat menyebabkan potensi banjir dan rob air laut.
"Sarana ini dibangun oleh masyarakat untuk masyarakat, kenapa, karena semuanya dibangun dari uang pajak, entah itu pajak kendaraan, pajak tanah dan lain- lain yang semuanya telah dibayarkan oleh masyarakat. Untuk itu pembangunan ini agar jangan disia-siakan, karena yang rugi nanti masyarakat itu sediri dan pemerintah hanya perantara yang menyalurkan semuanya ini," tandasnya.
Sementara administrasi teknik PT Galatama, Wahyu mengatakan proyek penataan kawasan kumuh Kelurahan Tegalsari, dibiayai oleh Wolrd Bank senilai Rp 21 miliar. Pekerjaannya meliputi saluran dan taman, yang akan selesai pada tanggal 15 November 2021.
"Progres proyek sudah 97 persen, selesai tanggal 15 November 2021, saat ini tinggal finishing saja," terang Wahyu.