Salah satu titik di jalan Raya Sindang yang lampu penerangan jalanya banyak yang rusak. (Foto: Dok/Resman)
PanturaNews (Indramayu) - Masyarakat mengeluhkan banyaknya sarana Penerangan Jalan Umum Desa (PJU Desa) di Kabupaten Indramayu yang rusak berat bahkan tidak berfungsi.
Tidak hanya masyarakat, beberapa Kapolsek juga mengeluhkan soal PJU Desa di 31 kecamatan, banyak yang mati, sehingga operasi Kabtibmas pada malam hari menjadi terganggu.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Yudi Rustomo, Msi ketika ditemui di rungan kerjanya membenarkan banyaknya kerusakan penewrangan jalan di desa-desa.
“Dari dua puluh ribu titik lampu penerangan ruas jalan desa yang tersebar 31 kecamatan, 40 persennya rusak berat,” ujar Yudi, Jumat 15 Oktober 2021.
Menurutnya, untuk perbaikan penerangan jalan perdesaan yang rusak, sudah menjadi perhatian bersama, dan diharapkan dalam waktu dekat anggaran dapat direalisasi untuk perbaikan dan pengadaan alat listrik yang rusak.
Dijelaskan, tentang Pendapat Asli Daerah (PAD) dari pajak penerangan jalan desa, besarnya 6 persen dari nilai rekening konsumen listrik, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu.