Jumat, 01/10/2021, 21:37:28
4 Tersangka Penipuan Skema Bussiness Email Compromise Ditangkap
LAPORAN RESMAN S

Press Conference tindak pidana Siber Bareskrim Mabes Polri dengan empat tersangka kasus penipuan dengan skema Buissiness Email Compromise, dan barang bukti uang tunai sebanyak Rp 29 miliar. (Foto: Humas Polri)

PanturaNews (Jakarta) - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, menangkap empat orang tersangka kasus penipuan dengan skema Bussiness Email Compromise (BEC) yang merugikan perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) dan Taiwan.

Dir Siber Bareskrim, Brigjen Asep Edi Suheri mengungkapkan keempat tersangka CT, NTS, YH dan SA dalam menjalankan aksi kejahatannya, telah membuat korban merugi senilai Rp 84,8 miliar.

"Para tersangka melakukan penipuan dengan skema bisnis email compromise kepada korban SW dari Korsel dan WHF dari Taiwan, menyebabkan kerugian untuk SW Rp 82 miliar. Lalu untuk WH kerugian Rp 2,8 miliar," ujar Asep di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat 1 Oktober 2021.

Asep menjelaskan, pelaku melakukan modus operandi BEC, dengan ditujukan kepada Manajer Keuangan atau bagian keuangan dari perusahaan tersebut.

Para pelaku membobol email dua perusahaan tersebut, dan mengganti data atau identitas sehingga terjadinya proses transfer dana. Dimana yang seharusnya uang itu masuk ke perusahaan tersebut, tetapi malah masuk ke dalam rekening pelaku.

"Dengan demikian bisa juga terjadi suatu transfer dana dari satu perusahaan ke perusahaan yang dikira adalah perusahaan itu mitranya," tutur Asep.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh polisi diantaranya, uang tunai Rp 29 miliar, 3 telephone selular, 9 buah buku tabungan dari berbagai bank, paspor para tersangka, 14 buah kartu ATM.

Juga 9 buku cek bank, 1 sepeda motor, 3 KTP tersangka, 1 NPWP tersangka, surat izin usaha, stamp atau cap perusahaan, akta notaris pendirian perusahaan, bukti pengembalian dana dari Bank dan bukti transaksi penukaran mata uang asing.

Atas perbuatannya, mereka disangka melanggar Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) UU No 19 Tahun 2016, Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU, Pasal 82, Pasal 85 UU No 3 Tahun 2011 tentang Tindak Pidana Transfer Dana dan Pasal 378 KUHP.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita