Selasa, 21/09/2021, 19:51:52
Launching Lapakemane, Idza: Geliat Rumah Jajanan UMKM Brebes
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti membeli jajanan usai meresmikan Lapakemane sebagai rumah jajanan berbagai produk UMKM. (Foto: Dok/Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Dibukanya Lapakemane sebagai wujud umpan balik Pemerintah Kabupaten (Pemkab), kepada para pelaku usaha untuk mendorong inovasi, kreatifitas dan produktivitas yang tinggi.

Hal itu dikatakan Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH saat meresmikan Lapakemane sebagai rumah jajanan berbagai produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Brebes, Selasa 21 September 2021. 

“Lapakemane bisa meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, karena terbangun UMKM yang sinergis,” harap Idza.

Launching Lapakemane di Komplek Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Brebes Jalan Singosari Pranotoyudo, ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan prasasti oleh Bupati Brebes, dibarengi dengan pembelian jajanan tradisional asli Brebes yang dijajakan.

Bupati mengaku sangat bangga dengan geliat ekonomi di tengah Pandemi yang dilakuka para pelaku UMKM Brebes. Diharapkan, pelaku UMKM menjadikan Lapakemane menjadi sentra UMKM.

“ Lapakemane tidak hanya menjadi wadah untuk pemasaran produk, namun dapat menjadi sentra pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus membantu dan menghidupkan geliat ekonomi UMKM,” tutur Idza.

Bupati juga menghimbau kepada para ASN Brebes, untuk membeli barang dagangan yang dijajakan para pelaku UMKM sebagai bentuk solidaritas, kepeduliian kepada sesama. Sebagaimana dihimbau Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan gerakan “Ayo jajan produk UMKM”.

“Semoga sentra produk UMKM Lapakemane ini dapat memberikan manfaat sebaik-baiknya, untuk keberlangsungan dan eksistensi UMKM di Kabupaten Brebes,” harap Idza.

Lebih lanjut dikatakan, untuk dapat meningkatkan akses pemasaran produk UMKM tidak bisa dipungkiri harus melibatkan pihak lain atau kemitraan. Dia yakin, lewat kemitraan kendala terkait masalah pendistribusian dan pemasaran produk bisa diatasi.

“Kemitraan memberikan ruang serta jaringan yang luas. Kesempatan melebarkan sayap, harus ditangkap sebagai upaya pemasaran produk, karena tidak semua pelaku UMKM di Kabupaten Brebes mempunyai akses pemasaran yang baik,” pungkas Idza.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Brebes, Zaenudin menjelaskan, Lapakemane mengandung filososi Lapake Money, sehingga diharapkan tempat ini menjadi sumber uang bagi pelaku UMKM dalam pemasaran produk–produknya.

Kemudian filosofi yang kedua, yaitu Lapakemane dalam artian lapaknya ibu, karena Bupati Brebes seorang ibu dan juga banyak pelaku UMKM mayoritas ibu-ibu rumah tangga. Sehingga menjadi semangat pelaku UMKM dan jadi tauladan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Ketua Paguyuban UMKM Brebes, M Firdan Fahrudin berterima kasih karena telah difasilitasi dan dibukanya sentra UMKM Lapakemane. Diharapkan, Lapakemane menjadi nilai tambah bagi pelaku UMKM di Kabupaten Brebes. Dan untuk masyarakat umum dapat mengenal dan membeli produk UMKM dalam satu tempat yang represntatif dan sangat mudah dijangkau.

Turut hadir Wakil Bupati Brebes, Narjo, SH, MH, Ketua Dekranasda Brebes, AKBP Warsidin, para Kepala OPD Kabupaten Brebes dan undangan lainnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita