Selasa, 13/07/2021, 00:55:24
Polisi Ungkap Komplotan Jambret, Pelaku Pura-pura Jadi Korban
LAPORAN JOHARI

Kasat Reskrim AKP Syuaib Abdullah SIK

PanturaNews (Tegal) – Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Sepandai-pandai penjahat mengelabuhi korban akhirnya ditangkap polisi juga. Ini kisah komplotan jambret HP, dengan modus berpura-pura jadi korban penjambretan.  Padahal para pelaku jambret adalah temannya sendiri . ‘Maling Teriak Maling’

Pelaku MA (19) warga Jalan Teuku Cik Ditiro, Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, mengelabuhi teman wanitanya berboncengan sepeda motor. Saat berhenti di tepi jalan keduanya menjadi korban penjambretan, sehingga dua buah HP milik korban dan milik MA dibawa kabur para pelaku penjambretan.

Ternyata MA merupakan bagian dari kejahatan yang direncanakan bersama 3 rekannya yakni HS (28) dan dua lainnya yang masih berada di bawah umur. Kejadian Minggu 30 Mei 2021, sekitar pukul 20.00 di Jalan Setia Budi, Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo melalui Kasatreskrim AKP Syuaib Abdullah mengatakan, awalnya pelaku MA (19) mengajak korban HVJ (15) seorang siswi yang masih duduk dibangku SMP, jalan-jalan berboncengan sepeda motor . Tiba di Jalan Setiabudi Kota Tegal, sepeda motor berhenti di pinggir jalan dan keduanya masih duduk di jok motor.

"Saat keduanya sedang duduk di atas motor, datang 3 orang pelaku yang berboncengan sepeda motor dan salah satu pelaku HS (28) pura-pura mecekik leher pelaku  MA dan minta HP,” kata Syuaib, Senin 12 Juli 2021 .

Namun MA malah menunjukan HP miliknya ada di dashbor sepeda motornya. Selanjutnya HS mengambil  HP milik MA dan mengambil HP milik korban yang ada di saku celana. "Setelah berhasil mengambil dua buah  HP, para pelaku kemudian kabur. Untuk mengelabuhi korban, MA pura-pura ngejar para pelaku namun tidak balik lagi ke Jalan Setia Budi, sedangkan korban ditinggal sendiri., ,"ujarnya.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke pihak Kepolisian. Berdasarkan laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

"Suatu ketika korban melihat MA membawa HP yang pernah dijambret.  Dari pengakuan korban itu akhirnya polisi berhasil mengungkap para pelaku, pada Jumat 09 Juli 2021 malam. Total pelaku ada 4, dua diantaranya masih di bawah umur," ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 unit HP dan 1 buah dus box. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian hingga Rp1,5 juta, sementara para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita