Rabu, 30/06/2021, 12:00:53
Tiga Mahasiswa Polindra Raih Emas Kategori Hackathon
LAPORAN BOBY RAHMAT SH

Tiga mahasiswa Polindra yang meraih medali emas di ajang Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) III dalam kategori Hackathon. (Foto: Istimewa)

PanturaNews (Indramayu) - Muhamad Abdan, Maulana Ilham Ginanjar, dan Abu Mushonnip, mahasiswa dari Politeknik Negeri Indramayu (Polindra Indramayu), berhasil meraih medali emas di ajang kompetisi tingkat nasional; Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) III dalam kategori Hackathon.

KMIPN merupakan ajang bergengsi untuk institusi perguruan tinggi vokasi di bidang informatika. Tahun 2020 ini merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya, setelah sukses diselenggarakan sebelumnya di Politeknik Caltex Riau pada tahun 2019 dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya pada tahun 2018.

“Karena Pandemi Covid-19, KMIPN III 2020 sempat tertunda dan akhirnya terlaksana secara daring mulai 22-24 Juni 2021 sebagai ajang para finalis,” Ketua KMIPN III Dr. Eng Cahya Rahmad, ST., M.Kom, kemarin.

Dijelaskan Cahya Rahmad, KMIPN III diikuti oleh 27 Politeknik seluruh Indonesia yang terdiri dari 501 Tim, 1.533 Mahasiswa dengan 371 Karya.

Direktur Polindra, Casiman Sukardi ST. M.T mengatakan, Polindra mengirimkan 15 tim untuk mengikuti 7 kategori yang dilombakan, yakni Animasi, Bisnis TIK, Cipta Inovasi, e-Goverment, Game Development, Hackathon, Internet of Things, dan Keamanan Jaringan.

Tim mahasiswa Polindra yang terdiri dari Muhamad Abdan, Maulana Ilham Ginanjar, dan Abu Mushonnip berhasil menyabet medali emas di kategori Hackathon. Hackathon merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu “hack” dan “marathon“.

“Meskipun tergolong Politeknik baru, Alhamdulilah kami mampu bersaing di ajang kompetisi tingkat nasional,” ucap Casiman.

Pihaknya bangga karena Polindra dapat bersaing secara sehat dengan Politeknik-Politeknik yang lebih dulu ada. “Alhamdulillah, kami berhasil menyabet emas melalui Hackthon. Insya Allah ke depannya kami tingkatkan lagi prestasinya,” katanya.

Sementara Pembimbing Tim dari Polindrsa, Adi Suheryadi, S.ST. M.Kom.  mengatakan, proses pendampingan dilakukan secara bertahap mulai pada pembentukan dan penguatan ide proposal, kemutakhiran fitur aplikasi, pembuatan draf proposal serta fiksasi aplikasi.

Setelah finalis KMIPN diumumkan, barulah dilakukan pendampingan persiapan pelaksanaan final KMIPN. Hal tersebut ditempuh dalam waktu yang efektif sekitar satu sampai dua bulan hingga pada final. Tentunya tidak hanya pada waktu intensif lomba saja, tim juga mendapatkan pembekalan.

“Namun pada setiap mata kuliah di Polindra diusung untuk mendapatkan hasil berupa karya nyata dan optimal, seperti pada salah satu matakuliah yang ada yaitu PBL atau Project Based Learning,” jelas Adi.

Tidambahkan Adi, Tim Sonic yang terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi, merupakan putra daerah Indramayu. “Ketiganya merupakan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Rekayasa Perangkat Lunak tahun angkatan 2018,” pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita