Sabtu, 26/06/2021, 15:31:04
Sidak Rusunawa Suradadi, Dewi Aryani: Layak Untuk Isolasi Terpusat
LAPORAN SL. GAHARU & JOHARI

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Dewi Aryani sidak finishing pembangunan rusunawa RSUD di Kecamatan Suradadi didampingi Kepala Dinas Kesetahan Kabupaten Tegal dan Direktur RSUD Suradadi. (Foto: Gaharu)

...untuk antisipasi melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal...

PanturaNews (Tegal) - Pembangunan Rusunawa Suradadi, Kabupaten Tegal yang akan digunakan sebagai lokasi isolasi terpusat, terutama untuk pasien tanpa gejala dan bergejala ringan, sudah selesai 90 persen.

Hal itu terungkap saat Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Dewi Aryani, M.Si inspeksi mendadak (sidak) finishing pembangunan rusunawa RSUD di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Sabtu 26 Juni 2021.

“Diharapkan pada pertengahan bulan Juli 2021, sebagian lantai sudah bisa di gunakan sebagai lokasi isolasi terpusat,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Di lokasi sidak, DeAr perempuan yang menjadi anggota DPR RI sejak 2009 ini yang didampingi Kepala Dinas Kesetahan Kabupaten Tegal dan Direktur RSUD Suradadi dan Anggota DPRD Kabupaten Tegal Ragil Tresna S.SiT, mengatakan bahwa Rusunawa RSUD Suradadi sangat layak untuk isolasi warga yang positif Covid-19.

“Tempatnya representatif dengan halaman luas yang bisa di gunakan untuk aktivitas olahraga dan kegiatan lainnya. Harapan saya pemkab segea mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga bisa segera di gunakan,” tutur Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengah IX yang meliputi Kota dan Kabupaten Tegal serta Brebes.

Dewi Aryani juga akan menggalang kerjasama, membuka dapur umum untuk membantu menyediakan makanan tambahan seperti bubur kacang hijau, jajanan cemilan sehat dan lain-lain.

“Jadi selain mendapat asupan makanan tiga kali sehari dari pemkab, mereka juga mendapat tambahan makanan bergizi lainnya,” tandas DeAr.

Direktur RSUD Suradadi, Kabupaten Tegal, dr. Ruszaeni, MMR mengatakan bahwa Pemkab Tegal memang sudah menyiapkan Rusunawa Suradadi yang lokasinya di belakang RSUD Suradadi, sebagai tempat isolasi terpusat pasien Covid-19.

“Ini untuk antisipasi melonjaknya kasus terkonformasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal. Meskipun Rusunawa ini sebagai tempat isolasi, namun kami tetap menyediakan perawat dan petugas kebersihan,” ujar Ruszaeni.

Diungkapkan saat ini di RSUD Suradadi, pasien Covid-19 yang dirawat sudah mencapai 80 persen dari kapasitas sebanyak 124 tempat tidur. Sebab ada pasien yang semula hanya isolasi mandiri di lantai 2 RSUD, banyak yang dipindah ke ruang perawatan.

“Kendala soal SDM dan sarana sudah kami mitigasi, sehingga kendala itu bisa diminimalisir,” jelas Ruszaeni.

Ditambahkan, Rusunawa menyiapkan 44 unit kamar dengan 88 tempat tidur. Setiap ruangan ada kamar mandi dan dapur serta tempat mencuci. Setiap lantai Rusunawa yang terdiri tiga lantai itu, ada petugas dan tenaga medis yang jaga.

Sementara Kepala Dinas Kesetahan Kabupaten Tegal, dr. Hendadi Setiadi menjelaskan, untuk isolasi terpusat sudah menyiapkan di beberapa tempat. Hanya saja karena kasus positif Covid-19 meningkat, ada dua skenario yang akan dilakukan.

Pertama, kata Hendadi, membuka enam puskesmas untuk untuk isolasi terpusat di masing-masing wilayah, untuk warga tidak bergejala dan bergejala ringan yang tidan mungkin isolasi mandiri di rumah. Setiap puskesman menyediakan 10 tempat tidur.

“Skenario yang kedua adalah Rusunawa RSUD Suradadi bantuan dari Kementrian PU-PR. Secara kontrak, pembangunan Rusunawa selesai pada pertengahan bulan Juli 2021 dan akan dipakai untuk isolasi terpusat,” terang Hendadi.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita