Rabu, 26/05/2021, 15:18:31
Fikri: Tempat Wisata Tetap Buka, Tapi Jangan Timbulkan Klaster Baru
LAPORAN SL. GAHARU

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, DR. H. Abdul Fikri Faqih saat menjadi nara sumber pada Bimbingan Teknis Penerapan CHSE sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Hotel Bahari Inn Kota Tegal. (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Munculnya klaster baru setelah libur Lebaran dan adanya varian baru, perlu penataan penerapan disiplin protokol kesehatan, sehingga hotel dan destinasi wisata tetap dibuka tapi tidak menimbulkan klater baru penyebaran Covid-19.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, DR. H. Abdul Fikri Faqih saat menjadi nara sumber pada Bimbingan Teknis (Bintek) Penerapan CHSE di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Hotel Bahari Inn Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 26 Mei 2021.

“Bagaimana caranya hotel dan destinasi wisata tetap dibuka, tapi tidak menimbulkan klaster baru,” ujar Politisi PKS dari Dapil Jawa Tengah IX yang meliputi Kota-Kabupaten Tegal dan Brebes ini.

Menurut Fikri, Bintek penerapan CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) sangat penting. Dan yang lebih penting lagi, pelaksanaan CHSE dan disiplin 3M diekpose agar masyarakat menjadi tahu.

“Sehingga masyarakat yang berkunjung ke obyek wisata akan nyaman, karena di obyek wisata sudah menerapkan secara ketat protokol kesehatan yang berbasis CHSE,” tutur Fikri.

Lebih lanjut dikatakan Fikri, untuk itu perlunya peran pemerintah daerah melalui dinas pariwisata, untuk memfasilitasi penerapan CHSE di hotel atau tempat-tempat wisata. Terutama fasilitas untuk pengetatan protokol kesehatan.

Bintek Penerapan CHSE diselenggarakan Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional II, yang langsung dihadiri Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Nia Niscaya dikuti para pelaku indurtri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dikatakan Nia Niscaya, diadakanya Bintek Penerapan CHSE untuk mendukung bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor yang terkena dampak Covid-19 yang sangat berat.

“Bintek ini kami harapkan bisa memberikan pemahaman kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, terhadap penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada penerapan CHSE,” jelas Nia Niscaya.

Sementara Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal, Ir. Cucuk Daryanto, M.Si dalam sambutanya mengatakan, dengan penyelenggaraan Bintek kepada pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Tegal ini, memberikan manfaat serta menumbuhkan semangat baru lagi bagi para pelaku pariwisata.

“Semoga pariwisata dan ekonomi kreatif semakin berkembang, dan kembali bangkit di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar Cucuk.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita