Sabtu, 22/05/2021, 12:45:18
Kunjungi Pasar Pagi Kota Tegal, Dewi Aryani: Prokes Makin Kendor
LAPORAN SL. GAHARU

Kunjungan Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Dewi Aryani ke Pasar Pagi Kota Tegal menemukan mayoritas pedagang dan pembeli yang tidak pakai masker. (Foto: Tim DeAr)

PanturaNews (Tegal) - Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 di pasar-pasar tradisional makin mengendor. Mayoritas pedagang maupun pembeli tidak mengenakan masker, dan sarana cuci tangan juga tidak merata berada di berbagai sudut pasar.

Hal itu dikemukakan Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Dewi Aryani, M.Si saat kunjungan ke Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX di Pasar Pagi Kota Tegal, Sabtu 22 Mei 2021.

“Ini harus menjadi perhatian berbagai pihak, agar prokes di semua pasar setelah Idul Fitri tetap di tegakkan dan ditertibkan lagi,” pinta Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Menurut Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes ini, pascalebaran akan mulai banyak pedagang dan pembeli berinteraksi lagi di pasar. Maka potensi penyebaran dan penularan Covid-19 juga akan tinggi.

“Pihak pengelola pasar harus disiplin melakukan patroli, mengingatkan pedagang dan pembeli wajib mengenakan masker,” tandas Dewi Aryani.

Kepada para pedagang dan pembeli yang berpapasan, Dewi Aryani mengingatkan untuk selalu waspada terhadap penyebaran virus corona. Semua orang, apalagi di tempat keramaian, harus selalu disiplin menerapkan Prokes.

“Di tempat keramaian seperti pasar, harus selalu pakai masker, dan selalu menjaga jarak,” pesannya.

Selain itu, di Pasar Pagi sebagai pasar terbesar di Kota Tegal, Dewi Aryani sekaligus sidak harga sembako atau bahan pokok dan keperluan lainnya pascalebaran.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita