Senin, 10/05/2021, 00:10:17
Ganjar: Diprediksi Jumlah Pemudik Hampir Sama Dengan Tahun Lalu
LAPORAN JOHARI

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo daimpingi Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, melakukan kunjungan ke Kota Tegal.

PanturaNews (Tegal) - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan ke Kota Tegal, untuk meninjau penyekatan di Terminal Kota Tegal, tempat isolasi di Rusunawa Tegalsari, Pelabuhan Tegal dan TPI Jongor, Minggu 09 Mei 2021.

Melihat jumlah kebocoran pemudik ke Jateng, Ganjar memprediksi jumlah pemudik tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Untuk itu  Ganjar meminta seluruh Bupati/ Wali Kota siaga mengantisipasi kebocoran pemudik. Sebab meski dilarang, masih banyak pemudik yang nekat untuk pulang.

 “Soalnya pemudik masih nekat berdatangan. Ada dua catatan yang masuk, dari aplikasi Jogo Tonggo mencatat baru enam sampai delapan persen yang melaporkan, angkanya sekitar 10.000 (orang) pemudik. Tapi catatan dari Perhubungan dari asumsi-asumsi angkutan yang masuk, sudah ada 632.000 (orang) pemudik,” kata Ganjar.

Melihat kondisi itu, Ganjar memprediksikan para pemudik yang nekat pulang akan sama seperti tahun lalu. Kira-kira lanjut dia, ada sekitar sejuta orang pemudik.

“Saya mempertimbangkan kira-kira yang akan masuk ke Jateng segitu. Maka saya mintakan agar ada pengetesan-pengetesan di level yang paling bawah,” tegas Ganjar.

Meski begitu, Ganjar berharap masyarakat taat untuk tidak mudik. Ia mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang dengan sadar menunda kepulangan.

“Saya tadi perjalanan dari Semarang ke Tegal, melihat sepanjang perjalanan cukup sepi. Saya terima kasih karena masyarakat taat menunda mudik, dan saya berharap kondisi ini bertahan sampai tanggal 17 nanti,” terangnya.

Semua yang nekat mudik dan lolos, lanjut Ganjar, wajib dicek oleh Jogo Tonggo. Seluruh RT, RW, Lurah diminta proaktif melakukan pengecekan.

“Di Banyumas bagus, semua yang datang diisolasi selama lima hari. Meskipun tidak semua daerah melakukan, tapi saya minta ada tindakan. Bahkan ada yang unik, salah satu pemudik terpaksa diisolasi karena dilaporkan istrinya sendiri,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar dadimingi Wali Kota Tegal Dedy Yin dan Sekda Dr Johardi serta jajaran Forkompinda  menyempatkan diri mengecek tempat isolasi di Rusunawa Tegalsari. Di lokasi itu, Ganjar mengecek kesiapan tempat karantina bagi masyarakat yang positif Covid-19 sekaligus berdialog dengan petugas jaga di Rusun tersebut.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita