Kamis, 06/05/2021, 22:30:09
Penerima Program Kruwcil Teken Akad Kredit dengan Bank BJB
LAPORAN RESMAN S

Staf Bupati Indramayu, Ato Susanto bersama pemohon UMKM menyelesaikan berkas untuk akad kredit Kruwcil dengan Bank BJB Cabang Indramayu. (Foto: Media Centre Bupati)

PanturaNews (Indramayu) - Ratusan warga penerima program Kredit Usaha Warung Kecil (Kruwcil) yang lolos verifikasi, kerjasama dengan Bank Jabar Banten (BJB) melakukan penandatangan akad pengajuan kredit.  

Program Kruwcil merupakan program unggulan 100 hari Bupati Indramayu, Nina Agustina yang digelontorkan secara bertahap. Sejak program tersebut disosialisasikan, sudah ada sekitar 1.590 pengajuan kredit sebagai pendaftar.

Staf Bupati Indramayu bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Ato Susanto menjelaskan, luncuran program unggulan 100 hari yang dicanangkan Bupati Nina Agustina, mendapat respon positif dari masyarakat pelaku usaha.

"Kita bersyukur, antusias masyarakat sangat besar terhadap program Bupati Indramayu ini," ujar Ato Susanto di sela akad program Kruwcil di Desa Sleman, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Kamis 6 Mei 2021.

Menurutnya, Program Kruwcil merupakan program bantuan kredit kepada warung kecil dan UMKM, untuk mendorong bisnis usaha masyarakat kecil berjalan. Terlebih dimasa pandemi Covid-19 ini, dimana iklim usaha banyak yang gulung tikar.

"Apalagi di masa pandemi sekarang ini, kita berharap program ini bisa membantu masyarakat," tuturnya.

Ato menjelaskan, saat ini pelaksanaan program memasuki tahap verifikasi data yang dilakukan tim Kruwcil dan BJB. Dalam waktu dekat, pihaknya berupaya untuk segera menyalurkan kredit dan diharapkan kembali menggeliatkan ekonomi masyarakat.

Verifikasi data terus dilakukan secara maraton, sekaligus mengedukasi masyarakat perihal kebutuhan data dan mekanisme pengajuan kredit. Tidak sedikit masyarakat yang butuh pendampingan untuk memahami alur dan tata cara pendaftaran. Terutama ketika harus mendaftar terlebih dahulu secara antre, dan mengikuti prosedur perbankan dalam hal ini proses BI checking.

Ato menguraikan, untuk pengajuan kredit, masyarakat terlebih dahulu melengkapi segala dokumen yang dibutuhkan. Diantaranya KTP suami istri, kartu keluarga, Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) serta foto usaha.

"Kami akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha bukan hanya memberikan bantuan program Kruwcil, tetapi memberikan solusi bagi UMKM yang sudah berkembang dan berpotensi hasil produksinya meningkat," terangnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita