Selasa, 04/05/2021, 23:48:22
Ketua GOW dan Kapolres, Berbagi di Sekolah Terminal Sakila Kerti
LAPORAN JOHARI

Ketua GOW, istri Walikota dan Kapolres, Foto bareng dengan anak PAUD Sakila Kerti

PanturaNews (Tegal) – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardknas), Sekolah Terminal Sakila Kerti dikunjungi, Ketua Gabungan Organisasi wanita (GOW) berserta anggota dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari di terminal bus Tegal, Selasa 04 Mei 2021.

Ketua GOW Kota Tegal Dewi Abdal Hakim, mengatakan kedatangannya ke sekolah terminal Sakila Kerti dalam rangka Hari Kartini, Hardiknas dan kebetulan bulan suci Ramadan, berbagai kepada dunia pendidikan.

“Kebetulan kita kolaborasi dengan HIK, untuk menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu dan dunia pendidikan. Tadi kami memberikan makanan tambahan untuk anak-anak PAUD Sakila Kerti, berupa bingkisan, susu dan jus,”  kata Ketua GOW Kota Tegal, Dewi Abdal Hakim di sekolah terminal Sakila Kerti, selasa 04 Mei 2021.

Sebelumnya GOW juga memberikan bingkisan kepada guru-guru TK Masyitoh dan TK Pertiwi. Pasalnya, selama pandemic mereka jarang ngantor, sehingga penghasilan tentunya menurun. Sehingga GOW peduli dengan guru-guru TK.

“Guru TK sekarangkan banyak yang menganggur karena pandemic covid-19, untuk perlu perhatian dan bantuan. Mengapa kepada TK Masyitoh dan TK Pertiwi, kebetulan saya pernah mengasuh di sekolah TK tersebut,” ujarnya.

Pengelola  Sekolah Terminal Sakila Kerti, Dr Yusqon mengatakan kehadiran ibu-ibu  GOW Kota Tegal, untuk menyalurkan bantuan dari HIK. Selain  dari HIK dan GOW, hadir pula istri Wali Kota Tegal dr Roro Kusnabella Efira dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari. Dalam kesempatan itu Kapolres memberikan bantuan berupa face shield untuk anak-anak sebagai pelindung diri dari virus corona.

“Tadi ibu wali, ibu kapolres dan GOW sepakat untuk menggemakan kata-kata stunting . Di termnal  menjadi tolak ukur anak-anak stunting. Stunting itu seperti ada anak yang satu terlalu tinggi yang satu terlalu pendek atau ada anak pintar tapi nakal, itu juga dikatagorikan anak stunting,” ungkap Yusqon.   

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita