Sabtu, 24/04/2021, 23:12:39
Kiat Perusahaan Sarung ATBM Pohon Korma di Masa Pandemi
LAPORAN JOHARI

Jamaludin Al Katiri pemilik PT Asaputek produksi ATBM sarung Pohon Korma, Sabtu 24 April 2021.

PanturaNews (Tegal) – Di saat Covid-19 menjadi musibah nasional, banyak perusahaan yang tutup alias gulung tikar, bahkan tidak sedikit pula perusahaan yang mengurangi jumlah karyawanya. Lain halnya dengan perusahaan sarung PT Asaputek dengan produk unggulannya Pohon Korma yang diproduksi  melalui ATBM (alat tenun bukan mesin) tetap eksis bahkan berani menampung 40 persen karyawan korban PHK. Hal itu dikatakan Jamaludin Al Katiri pemilik PT Asaputek saat ditemui awak media, di pabriknya di Desa Wangandawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu 24 April 2021.

Menurut Jamaludin, utuk ATBM (alat tenun bukan mesin) yang ada di Pantura, ada peningkatan yang tajam dari pandemic pertama sampai sekarang. Permintaan local hanya bisa memenuhi 30 persen, namun 90 persen untuk ekspor ke Afrika dan Timur Tengah.  

Dengan banyak pekerja dari kota yang pulang ke desa karena sulitnya mencari pekerjaan  atau mungkin korban PHK, sehingga  ATBM menambah banyak karyawan dengan perincian karyawan tetap, karyawan belajar (pemula) dan karyawan korban PHK.  “Kalau dulu hanya satu shif, karena sekarang  menambah karyawan dari korban PHK lalu menjadi 2 shif, mulai jam 06.00 pagi, tutup jam 10 malam,” kata Jamaludin.

Dengan adanya penambahan karyawan tentunya, ada peningkatan jumlah produksi 3 kalilipat. “Kalau produksi sebelumnya hanya 300 potong. Setelah ada penambahan pekerja dan penambahan waktu (shif), rata-rata satu hari bisa memproduksi 800-1000 potong kain sarung ATBM,” ujar Jamal.

Jamal juga mengajak kepada reman-teman pengusaha lainnya agar berani masuk ke MarketPlace (penjualan online).  Dengan pertimbangan, karena masa pandemic sehingga kurangnya pembeli yang datang, untuk itu solusinya melalui penjualan online. “Kalau penjualan manual peningkatan hanya 5 persen, Alhamdulillah setelah kita masuk ke pasar online, ada peningkatan sampai 60 persen.,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Jamaludin, produk Pohon Korma  tidak hanya kerjasama dengan tokon online di Indonesia saja seperti Tokopedia, Shopee namun dengan negara konsumen yaitu Afrika dan Timur Tengah, produk-produk Pohon Korma ada toko online negera tersebut seperti toko Online Alibaba dan toko-toko online lainnya di luar negeri.

“Ayo teman-teman pengrajin kita masuk ke pasar online dengan pertimbangan, harga lebih bagus, market lebih stabil, dan yang utama kesimbangun kita dengan user,” pungkasanya.        

                                                                                                                   


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita