Minggu, 28/07/2019, 09:55:07
Slawi Book Fair Gelar Lomba Makan Tahu Aci
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews

Para peserta lomba makan tahu aci saling bergegas menghabiskan tahu aci dan cabe rawit (Foto: Dok)

PanturaNews (Tegal) - Gelar sepekan bertajuk "Slawi Book Fair dan Multi Prodak", hari kelima seru banget. Menyusul digebernya lomba makan tahu aci lengkap dengan cabe rawitnya, membawa pengunjung bersuka ria.

Lomba tersebut diikuti 52 peserta berlangsung di halaman samping Gedung Korpri Kabupaten Tegal, Sabtu 27 Juli 2019 pukul 15.00 WIB hingga lingsir senja. Sebelumnya diadakan lomba bikin tahu aci diikuti oleh puluhan peserta.

Hal tersebut dikatakan Ketua Panitia, Ivona. Menurutnya, lomba tersebut digagas dirinya dan boleh dibilang baru kali pertama dilakukan.

"Ini gagasan murni kami. Untuk pertama kali baru diadakan termasuk lomba bikin tahu aci yang diikuti puluhan peserta," katanya.

Dia menuturkan, acara yang digelar pada hari itu, adalah salah satu bentuk kepedulian  mengangkat kearifan lokal yang ada di daerah Kabupaten Tegal.

"Sebagai wujud kepedulian kepada daerah, kami mengusung lomba yang belum pernah dilakukan, oleh karenanya patut diperlihatkan kepada halayak ramai," katanya.

Seperti diketahui, daerah Kabupaten Tegal merupakan penghasil komoditi tahu aci, terkhusus di sentral wilayah Kecamatan Adiwerna. Masyarakat disana banyak home industri tahu aci.

"Sebagai daerah yang punya ikon tahu aci, rasanya kurang lengkap jika dalam even segede ini tidak menampilkan lomba tersebut," tegas Ivon.

Menurut Ivon, tata cara pengikuti lomba, setiap peserta yang mengituti lomba makan tahu aci harus menghabiskan 5 buah tahu aci beserta cabe rawitnya yang disediakan panitia dalam satu kotak.

"Peseta yang mampu menyantap habis dalam hitungan detik orang pertama, itulah pemenangnya," tandanya.

Kecuali lomba makan tahu aci, acara Slawi Book Fair yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Tegal ini, diramaikan dengan penampilan grup band New Five dan penampilan Lanang Setiawan membawakan lagu ciptaannya Tragedi Jatilawan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita