Bupati Brebes Hj Idza Priyanti secara simbolis menyerahkan bantuan RTLH kepada warga penerima (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Brebes Jawa Tengah masih tinggi, yakni mencapai 173 ribu unit yang tersebar di 17 kecamatan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Brebes, Sutaryono, Selasa 09 April 2019.
"Setidaknya ada 173 ribu RTLH berdasarkan data dari Pemprov Jateng. Meski jumlah itu masih diragukan, tapi data itu tetap kami pakai sebagai acuan," katanya saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Peresmian dan Sosialisasi Bantuan RTLH dan Jambanisasi di Pendopo Kawedanan Kecamatan Bumiayu.
Menurutnya, pada Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu (DTPPFMOTM) tersebut sudah dilengkapi nama dan alamat pemilik rumah. Sehingga sangat memudahkan untuk melakukan verifikasi untuk dilakukan tindak lanjut.
"Untuk tahun ini ada program perbaikan atau rehab rumah untuk mengurangi jumlah RTLH. Rencananya 1.600 unit RTLH akan direhab pada 2019 ini," kata Sutaryono.
Dikatakan, program RTLH diharapkan tidak hanya dilaksanakan oleh Pemkab Brebes, tetapi juga oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dengan mengalokasikan dana dari Dana Desa (DD) untuk perbaikan RTLH.
"Sesuai arahan Bupati Brebes agar tiap desa bisa mengalokasikan APBDes dan Dana Desa untuk perbaikan RTLH. Diharapkan, melalui cara itu jumlah RTLH bisa ditekan," harap Sutaryono.
Ditambahkan, di tahun ini ada program perbaikan atau rehab rumah untuk mengurangi jumlah RTLH. Rencananya 1.600 unit RTLH akan direhab pada 2019 dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari daerah, provinsi, dan pusat.
"Agar tepat sasaran kami bentuk tim fasilitator di lapangan untuk memverifikasi secara faktual. Agar bantuan RTLH ini sampai ke masyarakat," papar Sutaryono.
Sementara itu, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti dalam sambutan persemiannya mengajak warga untuk melakukan penanggulangan kemiskinan. Sebab, merupakan tanggung jawab yang harus diselesaikan secara bersama-sama.
"Kami mendorong semua OPD mempunyai program kegiatan yang dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Brebes, sehingga jumlah kemiskinan dapat semakin berkurang," katanya.
Ditegaskan, bahwa Pemkab Brebes telah melakukan berbagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dengan gerakan kembali bersekolah, Jamkesda, perbaikan RTLH, perbaikan jamban sehat, hingga bantuan modal usaha untuk rumah tangga miskin.
"Semua program itu, adalah sebagai upaya untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Brebes," tegas Idza.