Selasa, 05/03/2019, 18:45:08
Abdul Ghony: Dakwah Tetap Harus Berjalan
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews

Abdul Ghony (tengah) saat mengkampanyekan program PKS (Foto: Dok/Ali Irfan)

PanturaNews (Tegal) - Amanah, sederhana, dan merakyat. Itulah yang tergambar pada sosok Abdul Ghony, SE. Baginya menjadi caleg atau bukan, dakwah tetap harus berjalan. Kader PKS, siapapun yang jadi mampu menjalankan amanah dengan baik.

Demikian disampaikan Firman Kurniawan, Warga Debong Tengah yang menilai sosok Ketua DPC PKS Tegal Selatan, Abdul Ghony, SE. Oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Ghony dipercaya untuk maju dalam kontestasi pemilihan legislatif di Dapil I Kecamatan Tegal Selatan.

“Saya kira tidak ada pilihan lain, selain totalitas bekerja untuk menuntaskan amanah ini. Tugas saya sebagai caleg hanya satu, menghilangkan huruf c, sehingga menjadi aleg,” ungkapnya saat ditanya tentang langkahnya sebagai caleg PKS.

Bagi Ghony, menjadi caleg atau bukan, dakwah tetap harus berjalan. Ia percaya dengan soliditas kader PKS, siapapun calegnya, siapapun yang jadi, asal dia dari PKS, dia mampu menjalankan amanah dengan baik,

“Semua kader PKS memang disiapkan untuk itu, dimanapun perannya,” ujarnya.

Menurut Abdul Ghony, PKS itu adalah kendaraan utama menuju kemaslahatan ummat. Ia menggambarkan tentang 4 janji politik PKS di pemilu tahun ini, mulai dari penghapusan pajak motor, SIM seumur hidup, bebas pajak bagi penghasilan dibawah 8 juta, semuanya memihak kepada rakyat.

“Saya yakin dan optimistis, semua unsur masyarakat akan merasakan dampak dari program ini jika jadi diterapkan,” ungkapnya.

Pengalamannya menjadi nahkoda sebagai Ketua DPC PKS Tegal Selatan, didukung dengan kiprahnya di masyarakat membuat sosoknya menjadi lebih merakyat, dan cepat dikenal masyarakat. Beberapa organisasi yang pernah ia tergabung didalamnya, adalah menjadi Ketua PPNSI (Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia) pada tahun 2008-2013. Ghony juga pernah menjadi fasilitator pemberdayaan masyarakat di bidang persampahan pada 2012-2016.

“Ini memang sudah menjadi tugas kami untuk melayani masyarakat. Tugas kami hanya membantu mencari akses kepada dinas terkait, seperti pemerintah, agar aspirasi yang dialami masyarakat bawah itu bisa diakomodir,” ungkapnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita